IWB Kepung Kejari Banyuwangi, Desak Penangkapan NH dalam Kasus Mamin Fiktif

- Editorial Team

Selasa, 11 Februari 2025 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Massa bentangkan spanduk protes, desak Kejari bertindak. @by_News9.id

Foto: Massa bentangkan spanduk protes, desak Kejari bertindak. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Puluhan massa dari Info Warga Banyuwangi (IWB) kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi pada Senin (10/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Aksi tersebut menuntut kepastian hukum terhadap tersangka kasus dugaan anggaran makan dan minum (mamin) fiktif, Nafiul Huda (NH), beserta beberapa terduga lainnya.

Massa membawa spanduk dan berorasi mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap kinerja Kejari Banyuwangi.

Kekecewaan itu dipicu oleh keputusan Pengadilan Negeri Banyuwangi yang membatalkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas NH, yang sebelumnya diterbitkan Kejari Banyuwangi.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Bongkar Fakta Gelap, Bang Alief Dijadikan Tumbal Skandal Bank Jatim

Ironisnya, NH kini justru menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Banyuwangi.

Dalam orasinya, Ketua IWB, Aby Arbain, menilai Kejari kurang transparan dalam menangani kasus tersebut.

“Putusan Pengadilan Negeri Banyuwangi sudah jelas membatalkan SP3 atas NH. Seharusnya, Kejari segera mengambil tindakan tegas, termasuk melakukan penahanan terhadap NH,” tegas Aby Arbain.

Ia juga mengungkapkan lemahnya penegakan hukum terhadap kasus dugaan korupsi di Banyuwangi yang menurutnya sudah menjadi rahasia umum.

“Warga Banyuwangi butuh tindakan nyata, bukan sekadar kepastian hukum di atas kertas. Sangat ironis jika aparat penegak hukum yang mengklaim berpengalaman justru terlihat mandul dan mudah diintervensi,” lanjutnya.

Aksi demo itu mendapat dukungan dari berbagai tokoh dan aktivis antikorupsi di Banyuwangi.

Baca Juga:  Laporan Kasus Dugaan Pemotongan Dana BSPS di Sumenep Masih Misterius

Beberapa di antaranya yang hadir adalah Halili Abdul Ghani S.Ag., S.H., Edi Gempur, Dofir Munawar, serta sejumlah aktivis muda dan simpatisan dari LSM KPK Nusantara DPC Banyuwangi.

IWB menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga semua aktor intelektual di balik dugaan korupsi ini terungkap.

“Kami akan terus berjuang bersama aktivis, LSM, dan masyarakat Banyuwangi untuk menegakkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Aby Arbain.

Aksi tersebut menjadi pengingat bahwa masyarakat Banyuwangi menuntut ketegasan aparat hukum dalam memberantas korupsi. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Sekjen PPMI Nasional Soal Vonis Banding Kasus Andrie Yunus: Ada Cawe-cawe Militer
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan

Berita Terbaru

FOTO: Spanetsa FC, tim futsal SMP Negeri 3 Sampang, @by_News9.id

OLAHRAGA

Spanetsa FC Juara SAF League Vol 1 2026

Rabu, 30 Sep 2026 - 09:49 WIB