Gorengan Jadi Jalan Pembinaan, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Produksi UMKM di Balik Jeruji

- Editorial Team

Jumat, 14 Maret 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Salah satu produksi gorengan yang digarap langsung oleh para warga binaan. @by_News9.id

Foto: Salah satu produksi gorengan yang digarap langsung oleh para warga binaan. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berinovasi dalam program pembinaan bagi para warga binaannya.

Salah satunya melalui produksi gorengan yang digarap langsung oleh para warga binaan.

Program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan program pembinaan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan pendayagunaan warga binaan dalam menghasilkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi menjelaskan bahwa produksi gorengan ini merupakan bagian dari pembinaan keterampilan yang diberikan kepada warga binaan.

Baca Juga:  Kodim 0821/Lumajang Gelar Upacara 17-an, Pangdam V/Brawijaya Apresiasi Dedikasi Prajurit

Gorengan yang diproduksi kemudian dipasarkan pada blok hunian di dalam Lapas.

“Dari hasil penjualan, warga binaan yang terlibat dalam produksi ini akan mendapatkan premi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi atas kerja keras mereka,” ujar Mukaffi, Jumat (14/3).

Mukaffi menambahkan, kedepannya akan dilakukan pengembangan produksi produk UMKM yang lebih bervariasi dan memiliki nilai jual yang diminati masyarakat.

“Program ini tidak hanya sekedar menghasilkan produk, tetapi juga melatih warga binaan untuk memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.

Pengembangan produk UMKM ini sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto dalam hal penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM.

“Program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dengan menghasilkan produk-produk berkualitas yang dapat bersaing di pasar,” imbuhnya.

Dengan adanya program ini, Lapas Banyuwangi tidak hanya fokus pada pembinaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kemandirian ekonomi warga binaan.

“Bekal keterampilan yang didapat oleh warga binaan selama masa pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk memulai kehidupan baru setelah menjalani masa pidana,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB