Peringatan HUT RI Ke-80 Paguyuban PDL Lumajang Gelar Upacara Bendera

- Editorial Team

Minggu, 17 Agustus 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Peserta Paguyuban Penyandang Disabilitas PDL  Upacara  pengibaran bendera merah putih  HUT RI 80. @by_News9.id

FOTO: Peserta Paguyuban Penyandang Disabilitas PDL Upacara pengibaran bendera merah putih HUT RI 80. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Paguyuban Penyandang Disabilitas Lumajang (PDL) menggelar upacara bendera yang penuh khidmat di ruas Jalan Raya Mojosari, kecamatan Sumbersuko, kabupaten Lumajang, pada Minggu pagi (17/08/2025).

Upacara ini menjadi momen bersejarah sekaligus inspiratif karena dilaksanakan langsung oleh para penyandang disabilitas, dengan semangat nasionalisme yang tak kalah kuat.

Meski digelar di tengah keterbatasan fisik dan fasilitas, acara berlangsung tertib dan mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Mereka bergandengan tangan, kompak mewujudkan cita-cita untuk menyetarakan dirinya dengan kaum non difabel.

Ketua PDL, Dewi Masitah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bentuk nyata kecintaan dan kontribusi para penyandang disabilitas terhadap bangsa dan negara.

Baca Juga:  5.224 Honorer Resmi Jadi PPPK: Stadion Bergemuruh Ucapan Terima Kasih untuk Bupati Sumenep

“Kami ingin menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas fisik. Kami juga bagian dari bangsa ini, dan punya hak serta kewajiban yang sama dalam mengisi kemerdekaan,” ungkap Dewi Masita.

Peserta upacara terdiri dari berbagai kalangan disabilitas, mulai dari tunanetra, tunarungu, tunadaksa, hingga difabel intelektual, yang dengan bangga mengenakan atribut merah putih.

Bertindak sebagai petugas upacara pun adalah anggota ketua PDL sendiri, dalam kesempatan ini dirinya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruhnya yang hadir.

“Momentum kemerdekaan yang ke-80 ini kita jadikan tonggak untuk mempererat persatuan, kesatuan dan juga kegotongroyongan sebagai jati diri bangsa Indonesia,” ujarnya.

“Untuk itu, bagi semua penyandang disabilitas dari berbagai organisasi yang ada, marilah kita bergandeng tangan kompak untuk mewujudkan cita-cita kita untuk menyetarakan kita dengan kaum non difabel, serta mewujudkan kabupaten Lumajang yang iklusi. Akhirnya kami berharap agar persatuan dan kesatuan wajib kita jaga bersama-sama, untuk mencapai tujuan yang sama,” pesannya.

Relawan disabilitas, Iskhak Subagio SE yang kebetulan bulan ini sebagai tuan rumah anjangsana paguyuban disabilitas Lumajang, sengaja mengemas momentum peringatan HUT RI ke-80 ini dengan menyelenggarakan upacara bendera.

“Hal tersebut bertujuan agar semangat perjuangan teman-teman difabel untuk mendapatkan kesetaraan terwujud dengan gelar upacara bendera yang tujuannya menginspirasi masyarakat sekitar agar tidak patah semangat dalam menjalani kehidupan dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif dan produktif,” terangnya.

Kegiatan ditutup dengan pengundian door prize, makan-makan serta dilanjutkan dengan lomba-lomba. Kegiatan tersebut didukung oleh beberapa sponsor yaitu, Pertuni. 6. BPBD. PPDI Jatim. 7. FORMASI. NPCI. 8. Tagana Rajawali DMI. 9. HWDI. Tagana Dinsos. ***

Baca Juga:  Pemuda Kepulauan Menggelar Halal Bihalal, Sentil Keras Kebijakan Bupati
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026
IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:45 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB