Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Karanganom Percepat Transformasi Sosial dan Ekonomi Masyarakat

- Editorial Team

Rabu, 1 April 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Komandan Kodim 0821/Lumajang, Anton Subhandi,bersama jajaran Dinas PUTR serta Forkopimca Pasrujambe. @by_News9.id

FOTO: Komandan Kodim 0821/Lumajang, Anton Subhandi,bersama jajaran Dinas PUTR serta Forkopimca Pasrujambe. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di dusun Krajan, Desa Karanganom, kecamatan Pasrujambe, kabupaten Lumajang, Jawa Timur, bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan langkah strategis untuk memutus rantai keterisolasian wilayah sekaligus mempercepat transformasi sosial dan ekonomi masyarakat.

Komandan Kodim 0821/Lumajang, Anton Subhandi, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi jawaban atas persoalan mendasar yang selama ini dihadapi warga, terbatasnya akses yang berdampak langsung pada rendahnya mobilitas, terhambatnya distribusi hasil produksi, hingga terbatasnya layanan dasar.

“Tujuan pembangunan jembatan ini adalah untuk membuka isolasi geografis sebagai penghubung antar dusun, desa, hingga kecamatan, sekaligus meningkatkan konektivitas wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah terpencil”, tegasnya, Senin (30/03/2026).

Ia menekankan bahwa keterisolasian bukan hanya persoalan jarak, tetapi juga menyangkut ketimpangan kesempatan.

Baca Juga:  Aksi Nyata Babinsa dan Elemen Masyarakat Jatiroto, Bersihkan Drainase di Dusun Persil Jatiroto Lebih Aman

Ketika akses terbatas, masyarakat kehilangan peluang untuk berkembang, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan.

Karena itu, pembangunan jembatan diposisikan sebagai intervensi struktural yang mampu membuka ruang baru bagi peningkatan kualitas hidup.

Dalam perspektif pembangunan, konektivitas adalah fondasi. Jembatan bukan hanya penghubung fisik, tetapi juga penggerak aktivitas ekonomi.

Dengan terbukanya akses, biaya logistik dapat ditekan, waktu tempuh menjadi lebih efisien, dan pasar bagi produk lokal semakin luas.

Dampaknya, ekonomi masyarakat tidak lagi terjebak dalam skala subsisten, tetapi mulai bergerak menuju produktivitas yang lebih tinggi.

Lebih dari itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda juga menyasar aspek keadilan pembangunan.

Selama ini, wilayah-wilayah terpencil kerap tertinggal bukan karena minim potensi, tetapi karena terbatasnya infrastruktur pendukung.

Baca Juga:  Kapolres Sampang Jalin Kemitraan dengan Tokoh Masyarakat Ketapang Demi Wujudkan Stabilitas Daerah

Dengan hadirnya jembatan ini, negara berupaya menghadirkan kesetaraan akses sebagai prasyarat utama pemerataan pembangunan.

“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran TNI dalam program ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi domain sipil, tetapi juga bagian dari pengabdian institusi negara dalam menjawab kebutuhan rakyat. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran”, ungkap Anton.

Peninjauan langsung lokasi dan peletakan batu pertama yang dilakukan bersama jajaran Dinas PUTR serta Forkopimca Pasrujambe menandai dimulainya proses pembangunan yang diharapkan membawa dampak jangka panjang.

Baca Juga:  Pastikan Keamanan Selama Bulan Ramadan, Kamar Hunian Lapas Banyuwangi Digeledah

Tidak hanya memperlancar akses, tetapi juga memperkuat kohesi sosial antar wilayah yang sebelumnya terpisah oleh hambatan geografis.

Dalam jangka panjang, Jembatan Perintis Garuda diproyeksikan menjadi pengungkit utama pertumbuhan wilayah. Aktivitas ekonomi akan meningkat, interaksi sosial semakin intens, dan layanan publik dapat menjangkau masyarakat dengan lebih optimal.

Negara tidak hanya hadir di pusat-pusat pertumbuhan, tetapi juga menjangkau wilayah yang selama ini terpinggirkan. Infrastruktur menjadi pintu masuk, namun tujuan akhirnya adalah kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Dengan dimulainya pembangunan ini, harapan baru pun terbuka, bahwa dari sebuah jembatan, lahir konektivitas, dari konektivitas tumbuh ekonomi, dan dari ekonomi yang bergerak, kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara lebih merata. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten
Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026
IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB