Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Yonif TP di Madiun, Dorong Penguatan Pertahanan dan Ekonomi Kerakyatan

- Editorial Team

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Pangdam V/Brawijaya, Rudy Saladin, saat meninjau langsung lokasi pembangunan Yonif TP. @by_News9.id

FOTO: Pangdam V/Brawijaya, Rudy Saladin, saat meninjau langsung lokasi pembangunan Yonif TP. @by_News9.id

MADIUN, NEWS9 – Panglima Kodam V/Brawijaya, Rudy Saladin, meninjau langsung lokasi yang dipersiapkan untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Madiun pada Senin (25/5/2026).

Dalam agenda tersebut, Pangdam didampingi Dandim 0803/Madiun serta Bupati Madiun, Hari Wuryanto.

Pemerintah Kabupaten Madiun bersama jajaran terkait diketahui telah menyiapkan lahan seluas sekitar 50 hektare guna mendukung realisasi proyek strategis nasional tersebut.

Lokasi pembangunan Yonif TP direncanakan berdiri di atas lahan milik Perhutani yang berada di wilayah Desa Kebonagung dan Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

Dalam keterangannya, Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa pembangunan Yonif TP di Kabupaten Madiun merupakan bagian dari tahap keempat program pembangunan 17 titik Yonif TP di wilayah kerja Kodam V/Brawijaya.

Baca Juga:  Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Ia menilai lokasi yang dipilih sangat representatif karena berada tidak jauh dari pusat pemerintahan dan akses infrastruktur utama.

“Lokasinya sangat strategis dan telah memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan. Kami berharap keberadaan Yonif TP di Kabupaten Madiun nantinya tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar,” ujar Pangdam.

Menurutnya, program pembangunan Yonif TP merupakan salah satu langkah strategis TNI Angkatan Darat dalam memperkuat ketahanan teritorial sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah.

Kehadiran batalyon baru tersebut diyakini mampu menciptakan efek domino terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Rudy menjelaskan, pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan bahwa keberadaan satuan militer mampu memicu tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  KNPI Sumenep 2026–2029 Siap Jadi Lokomotif Gagasan Pemuda

Masyarakat dinilai memiliki peluang untuk mengembangkan usaha mikro, seperti warung makan, toko kebutuhan harian, hingga jasa penunjang lainnya.

“Dampak ekonominya sangat besar apabila ditata dengan baik. Aktivitas masyarakat akan tumbuh, ekonomi kerakyatan bergerak, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan hingga tingkat desa,” jelasnya.

Selain menekankan aspek pertahanan dan ekonomi, Pangdam juga memberikan target percepatan pembangunan kepada pihak pengembang.

Ia meminta agar empat barak utama prajurit dapat diselesaikan pada minggu kedua Juli 2026 agar segera dapat ditempati personel TNI yang akan bertugas di lokasi tersebut.

“Kami menargetkan minggu kedua Juli 2026 para prajurit sudah mulai masuk untuk mendukung percepatan pembangunan. Mulai besok alat berat sudah dapat diturunkan ke lokasi. Kami juga menginstruksikan agar proyek ini melibatkan dan memberdayakan tenaga kerja lokal,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Madiun terhadap pembangunan Yonif TP tersebut.

Baca Juga:  Diduga Punya Beking Kuat, PJ Kades Kramian Kendalikan Sistem Birokrasi

Ia menilai kehadiran batalyon baru nantinya tidak hanya memperkuat stabilitas keamanan wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Madiun siap bersinergi dengan TNI demi kelancaran seluruh tahapan pembangunan Yonif TP. Kami optimistis keberadaan batalyon ini akan membawa manfaat besar bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:45 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB