Pastikan Distribusi Tepat Sasaran, KP3 Magetan Intensifkan Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Plaosan, Kawedanan, dan Sukomoro

- Editorial Team

Senin, 20 Juli 2026 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGETAN, NEWS9 – Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Magetan terus memperkuat pengawasan terhadap tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi sebagai bagian dari upaya memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di sejumlah kios resmi penyalur pupuk bersubsidi yang berada di Kecamatan Plaosan, Kawedanan, dan Sukomoro, Kabupaten Magetan.

Kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk memastikan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah diterima oleh petani yang berhak sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Kejari Sumenep Diduga Lindungi Mafia Logistik Pemilu

Pengawasan difokuskan pada penerapan prinsip 7T, yakni Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Tempat, Tepat Waktu, Tepat Mutu, dan Tepat Penerima, sehingga efektivitas program subsidi dapat terjaga.

Selain memastikan ketepatan sasaran, tim KP3 juga melakukan pengawasan guna mengantisipasi potensi penyimpangan, baik terkait harga jual yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), keterbatasan stok, maupun kendala administrasi yang berpotensi menghambat proses penyaluran kepada petani.

Baca Juga:  Warga Sampang Swadaya Jalan 800 Meter dalam 5 Hari

Dalam pelaksanaan monitoring, tim gabungan KP3 melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sejumlah aspek penting, meliputi ketersediaan stok pupuk di gudang kios, kesesuaian administrasi penyaluran, mekanisme penebusan melalui Kartu Tani maupun aplikasi resmi, hingga kondisi operasional kios sebagai mitra penyalur pupuk bersubsidi.

Tak hanya melakukan verifikasi administrasi, tim juga berdialog langsung dengan pemilik kios dan perwakilan kelompok tani.

Forum komunikasi tersebut dimanfaatkan untuk menyerap berbagai masukan, aspirasi, serta kendala yang dihadapi di lapangan, sekaligus mencocokkan data penyaluran secara transparan sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas pengelolaan pupuk bersubsidi.

Baca Juga:  Ribuan Pengantar Lepas Jemaah Haji Sumenep Menuju Tanah Suci

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan secara berkala, KP3 Kabupaten Magetan berharap tata kelola distribusi pupuk bersubsidi di Kecamatan Plaosan, Kawedanan, dan Sukomoro semakin tertib, transparan, dan akuntabel.

Dengan demikian, keberadaan pupuk bersubsidi diharapkan mampu mendukung keberlanjutan sektor pertanian serta meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Kabupaten Magetan. (GN)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB