SAMPANG, NEWS9 – Pemerintah Desa Bringin, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, membahas dan menetapkan prioritas pembangunan desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan tersebut berlangsung di balai desa setempat, Selasa (13/10), dengan melibatkan unsur pemerintah desa dan berbagai elemen masyarakat.
Sekretaris Desa Bringin, Ach. Subairi, menjelaskan bahwa penyusunan RKPDes 2027 diawali dengan pencermatan terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) yang dilakukan oleh Tim Tujuh.
Langkah tersebut bertujuan memastikan program pembangunan tahun mendatang tetap sejalan dengan arah kebijakan pembangunan desa sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
“Tim Tujuh sudah melakukan pencermatan RPJMDes sebagai dasar pelaksanaan pembangunan tahun 2027. Kami juga menampung berbagai usulan dari masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan unsur lainnya untuk dibahas bersama dalam musyawarah,” ujar Subairi.
Ia menerangkan, Tim Tujuh diketuai oleh Sekretaris Desa dan dibantu enam anggota yang terdiri atas unsur perangkat desa serta tokoh masyarakat.
Tim tersebut bertugas menghimpun, mencermati, dan menyusun usulan pembangunan sebelum dibahas dalam forum Musrenbangdes.
Menurut Subairi, partisipasi berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan Desa Bringin.
Melalui forum musyawarah, setiap usulan dibahas untuk mempertimbangkan kebutuhan, manfaat, serta skala prioritas yang akan dimasukkan ke dalam dokumen RKPDes 2027.
Adapun sejumlah usulan yang menjadi perhatian dalam pembahasan meliputi pembangunan infrastruktur, penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, peningkatan pelayanan pemerintahan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
“Usulan-usulan tersebut menjadi bahan pembahasan untuk menentukan program yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas desa. Harapannya, perencanaan pembangunan tidak hanya terarah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Subairi.
Pembahasan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Seluruh peserta diberikan kesempatan menyampaikan masukan, saran, dan usulan sebagai bahan penyempurnaan rancangan RKPDes.
Musrenbangdes itu turut dihadiri unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Tim Tujuh, tokoh masyarakat, Karang Taruna, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, direktur Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pendamping desa, serta tim penyusun dan tim verifikasi RKPDes Tahun Anggaran 2027.
Subairi berharap, hasil musyawarah tersebut dapat menjadi landasan penyusunan program pembangunan yang transparan, partisipatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Bringin.
Ia menekankan pentingnya menyelaraskan usulan warga dengan kemampuan desa serta prioritas pembangunan yang telah direncanakan.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan menghasilkan kesepakatan bersama sebagai bahan penyusunan dan penetapan RKPDes Desa Bringin Tahun Anggaran 2027.
Dokumen tersebut diharapkan menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan desa pada tahun mendatang, dengan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat dan kebutuhan pelayanan publik. ***
Penulis : Sup
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









