Desil Dilihat Berdasarkan Data dan Kondisi yang Menjadi Dasar Pendataan Bukan Berdasarkan Penilaian Seseorang

- Editorial Team

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Petugas Statistik ( Desil ) saat melakukan Pendataan warga. @by_News9.id

FOTO: Petugas Statistik ( Desil ) saat melakukan Pendataan warga. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Agar program pemerintah dapat semakin sesuai dengan kondisi warga di lapangan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Lumajang mendorong pemutakhiran data Desil kesejahteraan masyarakat.

Pemutakhiran diperlukan karena kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat berubah dari waktu ke waktu.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menekankan pentingnya memastikan data desil benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat.

Pemerintah di tingkat kecamatan dan desa diminta aktif melakukan pengecekan sekaligus memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“Camat dan perangkat harus memastikan di lapangan dan menjelaskan peringkat-peringkat desil kepada masyarakat”, ujar Bupati Indah saat memimpin Apel kegiatan Setor Madu di kecamatan Yosowilangun, Rabu (26/08/2026).

Dikatakan Bupati Indah, bahwa perubahan kondisi sosial ekonomi keluarga dapat memengaruhi posisi dalam pendataan kesejahteraan.

Baca Juga:  RSUD Dr Haryoto Lumajang Aktifkan Lagi Portal Parkir Otomatis di Area Parkir Utara

Karena itu, data yang pernah tercatat perlu terus diperiksa agar tidak tertinggal dari kondisi sebenarnya.

Posisi desil perlu dilihat berdasarkan data dan kondisi yang menjadi dasar pendataan, bukan semata-mata berdasarkan penilaian seseorang terhadap kondisi ekonominya.

“Gunakan peluang perubahan data setiap tiga bulan sekali agar data itu valid dan akurat, data yang diperbarui membantu pemerintah memperoleh gambaran kondisi kesejahteraan masyarakat yang lebih sesuai dengan keadaan terkini. Data tersebut kemudian dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan sasaran program pemerintah dan berbagai bentuk intervensi yang dibutuhkan masyarakat”, ungkap Bupati Indah.

Artinya, ketika kondisi sebuah keluarga mengalami perubahan, pembaruan data menjadi penting agar informasi yang dimiliki pemerintah tidak lagi menggunakan kondisi lama sebagai gambaran keadaan saat ini.

Baca Juga:  Bangun Kebersamaan, Babinsa Karanganom Kerja Bakti Pembersihan Selokan di Dusun Tambakrejo Wetan

Sebaliknya, masyarakat juga perlu memastikan informasi mengenai kondisi keluarganya disampaikan melalui mekanisme pendataan yang berlaku.

Pemerintah desa dan kecamatan dapat membantu masyarakat memahami proses pemutakhiran sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Pemutakhiran data juga penting untuk mengurangi potensi ketidaksesuaian antara kondisi warga di lapangan dengan data yang digunakan dalam perencanaan program.

Semakin baik kualitas data, semakin kuat pula dasar pemerintah dalam menentukan prioritas pembangunan dan pelayanan.

Baca Juga:  Gercep, DLH Sumenep Bersihkan Sampah di Pajagalan Usai Diberitakan

Bupati Indah meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan desa memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai posisi desil serta pentingnya memperbarui data ketika terjadi perubahan kondisi.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan berbasis data.

Data yang valid dan mutakhir dapat membantu pemerintah menyusun kebijakan dengan lebih terukur dan menyesuaikannya dengan kebutuhan masyarakat.

Melalui pemutakhiran secara berkala dan kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat, Pemkab Lumajang berharap kualitas data kesejahteraan semakin baik sehingga program pemerintah dapat diarahkan secara lebih tepat sesuai kondisi dan kebutuhan warga. ***

Facebook Comments Box

Penulis : Kris

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB