SURABAYA, NEWS9 – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Hotel Excotel, Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur, Nurkholis, S.Sos., M.Si., M.Han., M.KL., CIPA, CIHCM, para penguji, serta peserta UKW.
Dalam kesempatan tersebut, Sherlita menyampaikan pentingnya upaya menciptakan ruang digital yang aman bagi anak melalui inovasi program Perisai Anak.
“Program ini digagas sebagai salah satu langkah untuk melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital, sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan digital yang lebih sehat,” katanya, Kamis (15/10/2026).
Saat sesi konferensi pers, wartawan News9, menanyakan langkah konkret Diskominfo Jatim dalam menyukseskan program Perisai Anak, terutama upaya yang bersentuhan langsung dengan pelajar atau siswa di lingkungan pendidikan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Sherlita menjelaskan bahwa keberhasilan program Perisai Anak membutuhkan pembentukan jejaring serta keterlibatan aktif berbagai unsur, mulai dari forum anak, orang tua, hingga pihak sekolah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran dan memperkuat perlindungan anak di tengah perkembangan teknologi digital.
Selain itu, pelaksanaan program Perisai Anak juga didukung oleh landasan kebijakan daerah, termasuk peraturan daerah (perda) yang berkaitan dengan perlindungan anak serta surat keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur.
“Langkah ini diharapkan dapat memperkuat implementasi program agar tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata melalui keterlibatan masyarakat dan lembaga pendidikan,” ujarnya.
Diskominfo Jatim menggagas Perisai Anak sebagai inovasi untuk mendorong terciptanya ruang digital yang aman bagi anak. Program ini disebut sebagai salah satu inovasi yang diklaim menjadi yang pertama di Indonesia.
Sementara itu, dalam sesi yang sama, wartawan Setiawan mengajukan pertanyaan kepada Kepala DLH Jatim, Nurkholis, mengenai perubahan iklim di Jawa Timur dan langkah-langkah yang dilakukan untuk mengantisipasi dampaknya.
Menanggapi hal tersebut, Nurkholis menyampaikan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam menghadapi persoalan perubahan iklim.
Dia juga menyinggung sejumlah langkah penanganan yang dapat dilakukan, termasuk modifikasi cuaca sesuai kebutuhan dan kondisi yang dihadapi.
Pembahasan mengenai perlindungan anak di ruang digital dan perubahan iklim tersebut menjadi bagian dari diskusi dalam kegiatan UKW.
Forum tersebut tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kompetensi wartawan, tetapi juga membuka ruang bagi pertukaran informasi mengenai kebijakan dan program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap insan pers dapat semakin meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik sekaligus menyampaikan informasi kepada masyarakat secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” tandas Nurkholis. ***
Penulis : Didik
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









