Ketua DPC MADAS Sampang Ajak Masyarakat Tanamkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

- Editorial Team

Minggu, 1 Juni 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Umar Faruk Ketua Dewan Pimpinan Cabang  (DPC) Madura Asli (MADAS) Kabupaten Sampang beserta Jajaran pengurus DPC dan PAC se Kabupaten. @by_News9.id

Foto: Umar Faruk Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madura Asli (MADAS) Kabupaten Sampang beserta Jajaran pengurus DPC dan PAC se Kabupaten. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Momentum Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni dimaknai sebagai ajakan moral dan refleksi kebangsaan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madura Asli (MADAS) Kabupaten Sampang, Umar Faruk.

Ia menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai panduan hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sejak resmi mengisi posisi Ketua DPC MADAS Sampang pada Maret 2025, menggantikan kekosongan jabatan sebelumnya, Umar Faruk menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tingkat lokal.

Dalam keterangannya pada Minggu (1/6), Umar menjelaskan bahwa Hari Lahir Pancasila ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, sebagai pengingat akan momen bersejarah ketika Ir. Soekarno pertama kali menyampaikan gagasan dasar negara dalam Sidang BPUPKI pada 1 Juni 1945.

“Peringatan ini bukan sekadar mengenang masa lalu, tapi juga menjadi momen penting untuk memperkuat komitmen terhadap Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa,” tegas Umar.

Umar Faruk, yang berasal dari Kecamatan Robatal, juga mengulas kembali konteks sejarah yang melatarbelakangi lahirnya Pancasila.

Baca Juga:  Riuh Dugaan Pungli Surat Sehat di Batuputih, Plt Kapus Tegaskan Semua Sesuai Perda

Ia menyebut bahwa janji kemerdekaan yang pernah diumumkan oleh Perdana Menteri Jepang Kuniaki Koiso pada 7 September 1944 menjadi titik awal lahirnya semangat kemerdekaan Indonesia.

Namun janji itu tak kunjung ditepati hingga kemudian Gunseikan otoritas militer Jepang, mengeluarkan maklumat pada 29 April 1945 yang membuka jalan pembentukan BPUPKI.

“Dari situ lahirlah proses perumusan dasar negara oleh tokoh-tokoh bangsa seperti Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno, yang berpuncak pada pidato Bung Karno tanggal 1 Juni 1945,” kata Umar.

Setelah pidato bersejarah tersebut, BPUPKI membentuk Panitia Sembilan untuk menyempurnakan rumusan dasar negara.

Baca Juga:  JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove di Kawasan Spot Pancing Pantai Matahari

Pancasila kemudian secara resmi disahkan oleh PPKI pada 18 Agustus 1945, sehari setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya.

Dengan mengusung tema nasional tahun ini “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, Umar berharap masyarakat tidak hanya sekadar mengikuti upacara atau perayaan simbolik, tetapi juga menjadikan Pancasila sebagai dasar sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Wujudkan nasionalisme dalam tindakan nyata. Tegakkan keadilan, pelihara persaudaraan, dan hormati sesama. Itulah Pancasila sejati,” ucapnya penuh makna.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Umar Faruk menyampaikan pesan kebangsaan yang mengajak masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila:

“Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2025. Pancasila bukan sekadar dasar negara, tapi nafas kehidupan berbangsa. Mari terus tanamkan nilai Pancasila dalam setiap langkah kita.” ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten
Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026
IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Berita Terbaru

FOTO: Para peserta mengikuti pengujian sesuai jenjang kompetensi Muda, Madya, dan Utama. @by_News9.id

DAERAH

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten

Jumat, 16 Okt 2026 - 23:28 WIB

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB