BeritaDaerah

Andre Tri Waluyo Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Media di Banyuwangi

179
Andre Tri Waluyo Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi Media di Banyuwangi
FOTO: Puluhan awak media yang hadir dalam momen halal bihalal. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Senin, 13 April 2026, bertempat di Kafe Sagah, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, puluhan awak media menyempatkan diri hadir dalam momen halal bihalal bersama Andre Tri Waluyo, salah satu tokoh pergerakan yang juga merupakan bagian dari keluarga besar kepala desa setempat.

Acara yang dikemas dengan jargon “Mempererat sinergi, menjalin harmoni dalam kebersamaan” ini semakin menguatkan komunikasi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara insan media dan para tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Andre Tri Waluyo menegaskan bahwa kegiatan halal bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan ruang strategis untuk merawat komunikasi dan memperkuat kepercayaan antar elemen.

“Momentum seperti ini bukan hanya soal saling memaafkan, tetapi juga bagaimana kita menyatukan visi. Media, aktivis, dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan informasi dan kontrol sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Andre juga menambahkan bahwa sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan kolaborasi nyata, khususnya dalam mengawal isu-isu publik secara objektif dan berimbang.

“Kami sangat terbuka terhadap kritik, masukan, dan gagasan dari rekan-rekan media maupun aktivis. Justru dari situlah lahir energi perubahan. Harapannya, hubungan ini tidak berhenti di forum seperti ini saja, tapi berlanjut dalam kerja-kerja nyata di lapangan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu tokoh media senior Banyuwangi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, ruang-ruang informal seperti ini sangat penting untuk menjaga independensi sekaligus memperkuat jejaring antar insan pers.

“Di era keterbukaan informasi seperti sekarang, media dituntut tidak hanya cepat, tapi juga akurat dan berimbang. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan untuk membangun komunikasi yang sehat, sehingga tidak terjadi miskomunikasi antara narasumber dan media,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas profesi di tengah derasnya arus informasi digital.

“Pers harus tetap menjadi pilar yang objektif. Dengan adanya komunikasi yang baik, kita bisa meminimalisir kesalahpahaman dan tetap menjaga marwah jurnalistik,” tambahnya.

Di sisi lain, perwakilan aktivis yang turut hadir menilai bahwa kegiatan ini menjadi langkah positif dalam membangun kolaborasi lintas sektor.

“Sinergi antara media, aktivis, dan tokoh masyarakat sangat dibutuhkan. Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dengan komunikasi yang terbangun, kita bisa bersama-sama mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada masyarakat,” ujar Sugianto.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi agenda tahunan.

“Harapan kami, ini menjadi awal dari forum-forum diskusi yang lebih substantif, bukan hanya seremonial, tetapi benar-benar melahirkan solusi atas berbagai persoalan yang ada di masyarakat,”ulasnya

Sementara Info Warga Banyuwangi (IWB) yang turut hadir dalam kegiatan tersebut juga memberikan pandangannya.

Ia menilai bahwa sinergi antara media dan berbagai elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kondusifitas informasi di daerah.

“Kami dari IWB sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang membangun kepercayaan dan memperkuat peran media sebagai penyambung informasi yang akurat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa komunitas media seperti IWB memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga kualitas informasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Ke depan, kami berharap kolaborasi seperti ini terus terjaga. Media tidak hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga bagian dari solusi dalam merespon berbagai persoalan sosial di Banyuwangi,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kebersamaan yang menjadi fondasi utama dalam membangun komunikasi yang harmonis di Banyuwangi. ***

Exit mobile version