BeritaPeristiwa

Angin Puting Beliung Mengamuk di Pamekasan, 3 Rumah Warga Rusak Parah

79
×

Angin Puting Beliung Mengamuk di Pamekasan, 3 Rumah Warga Rusak Parah

Sebarkan artikel ini
FOTO: Pohon besar di badan jalan yang tumbang ke rumah warga. @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kabupaten Pamekasan, Madura, pada Kamis (5/3/2026) sore, berubah menjadi bencana.

Angin puting beliung tiba-tiba muncul dan menerjang permukiman warga di Dusun Congkak, Desa Toket, Kecamatan Proppo.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.05 WIB itu membuat warga panik.

Dalam hitungan menit, angin berputar dengan kekuatan dahsyat menyapu atap rumah dan menumbangkan sejumlah pohon hingga menutup akses jalan.

Akibat terjangan angin tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

Selain itu, beberapa pohon besar juga dilaporkan tumbang di badan jalan.

Salah satu warga setempat, Munawir, mengatakan bahwa kejadian itu berlangsung sangat cepat dan mengejutkan warga yang sedang beraktivitas di rumah masing-masing.

“Awalnya hanya hujan deras biasa. Tapi beberapa menit kemudian tiba-tiba muncul angin puting beliung yang sangat kencang. Warga langsung panik,” ujarnya.

Salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup serius adalah milik Nurul Yaqin, warga Dusun Congkak.

Bagian atap rumahnya rusak berat setelah diterjang angin, dengan kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp35 juta.

Warga lainnya, Mukidi, menjelaskan bahwa sedikitnya tiga rumah di Dusun Congkak mengalami kerusakan berat akibat bencana tersebut.

Tidak hanya itu, dampak puting beliung juga dirasakan di dua dusun lain, yakni Dusun Kampong Tengah dan Dusun Tanggul.

Di Dusun Kampong Tengah, tercatat sekitar tiga rumah warga juga mengalami kerusakan parah.

“Kalau yang rusak cukup parah ada sekitar tiga rumah di Dusun Congkak. Di Dusun Kampong Tengah juga ada sekitar tiga rumah yang mengalami kerusakan berat,” jelas Mukidi.

Hingga kini, laporan kejadian tersebut telah disampaikan kepada aparat desa setempat untuk diteruskan kepada pemerintah daerah.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pamekasan segera turun tangan memberikan bantuan darurat bagi para korban, khususnya untuk perbaikan rumah yang rusak akibat bencana tersebut.

“Semoga pemerintah segera memberikan perhatian dan bantuan agar rumah warga yang rusak bisa segera diperbaiki,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

>