BeritaHukrim

Drama Cinta Berujung Maut, Dua Mantan Suami Istri Dibekuk Polisi

301
Drama Cinta Berujung Maut, Dua Mantan Suami Istri Dibekuk Polisi
FOTO: Polres Pamekasan bersama Polsek Tamburu saat menggelar konferensi pers mengungkap kasus pembunuhan sadis yang sempat menggegerkan warga Dusun Jurang Betoh, Desa Lesong Daya, Batumarmar, @by_News9.id

PAMEKASAN, NEWS9 – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan bersama Polsek Tamburu berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang sempat menggegerkan warga Dusun Jurang Betoh, Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, pada Kamis (6/11/2025) malam.

Korban yang awalnya tidak dikenal kini teridentifikasi sebagai Munahah (34), warga Dusun Komere Barat, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.

Ia ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di tepi jalan desa, dengan tubuh sebagian terbakar dan penuh luka senjata tajam.

Penemuan jasad tersebut sontak menggemparkan warga sekitar. Awalnya, mereka menduga korban adalah korban kecelakaan.

Namun dugaan itu buyar setelah warga melihat adanya bekas luka tusuk dan tanda-tanda kekerasan brutal di tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima sekitar pukul 18.30 WIB dari warga yang melintas dan melihat tubuh korban tergeletak di pinggir jalan.

“Begitu laporan diterima, petugas piket bersama unit identifikasi dan tim Inafis langsung menuju lokasi untuk melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara,” jelas AKP Doni Setiawan, Jumat (7/11/2025).

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal, jenazah korban dibawa ke RSUD Smart Pamekasan untuk keperluan autopsi dan identifikasi lanjutan.

Dari hasil penyelidikan intensif, polisi akhirnya berhasil menangkap dua orang terduga pelaku, masing-masing berinisial N (36) dan SA (30).

“Keduanya merupakan mantan suami istri, namun masih menjalin komunikasi intens. Dugaan sementara, pembunuhan ini dipicu oleh persoalan asmara yang melibatkan korban dan SA,” pungkas Doni. ***

Exit mobile version