BeritaDaerah

FORMASI Dorong Perubahan Stigma Disabilitas, Hadi Wasito Terima Apresiasi Bupati Di Harjalu Ke-770

181
×

FORMASI Dorong Perubahan Stigma Disabilitas, Hadi Wasito Terima Apresiasi Bupati Di Harjalu Ke-770

Sebarkan artikel ini
FORMASI Dorong Perubahan Stigma Disabilitas, Hadi Wasito Terima Apresiasi Bupati Di Harjalu Ke-770
FOTO: Susilo Hadi Wasito Terima Piagam dari Bupati Indah Aperawati M Si. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Peringatan Hari Jadi Lumajang (HARJALU) ke-770 tahun menjadi momentum penguatan komitmen pembangunan inklusif di Kabupaten Lumajang.

Dalam prosesi resmi yang digelar di Pendopo Kabupaten Lumajang, Senin (15/12/2025), Susilo Hadi Wasito menerima apresiasi dari bupati Lumajang, Ir Hj Indah Amperawati M Si, atas inovasi Gerakan Kolaborasi Inklusi melalui Forum Lumajang Inklusi (FORMASI).

FORMASI dinilai berhasil mengubah stigma disabilitas ke arah yang lebih positif, dengan menampilkan potensi, kapasitas, serta peran aktif penyandang disabilitas melalui informasi yang lebih bermakna, edukatif, dan menarik.

Pendekatan kolaboratif ini mendorong masyarakat untuk melihat disabilitas bukan sebagai keterbatasan, melainkan sebagai bagian dari keberagaman yang memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

Gerakan kolaborasi inklusi yang diinisiasi FORMASI telah menjadi contoh praktik baik dalam membangun Lumajang yang ramah, setara, dan inklusif.

Upaya itu sekaligus membawa nama harum Kabupaten Lumajang sebagai daerah yang berkomitmen terhadap pemenuhan hak dan partisipasi penyandang disabilitas.

Susilo Hadi Wasito, selaku Koordinator FORMASI, menegaskan bahwa apresiasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif.

“Penghargaan ini adalah untuk kita semua dan seluruh pihak yang mendukung Kolaborasi Inklusi. Ini menjadi energi baru untuk terus bergerak. Yang terpenting, ini bukan sekadar penghargaan, tetapi komitmen bersama untuk mewujudkan Lumajang yang inklusif”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Komunitas Disabilitas Lumajang juga menerima penghargaan atas partisipasi aktif dalam tanggap bencana Erupsi Gunung Semeru pada 19 November 2025.

Kontribusi tersebut menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki peran strategis dalam aksi kemanusiaan, sekaligus memperkuat citra Lumajang sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai inklusi dan solidaritas sosial.

Melalui peringatan HARJALU ke-770 ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap semangat kolaborasi inklusi terus berkelanjutan dan menjadi fondasi kuat dalam pembangunan daerah yang adil, partisipatif, dan berkeadaban. ***

Tinggalkan Balasan

>