SUMENEP, NEWS9 – Harapan akan akses listrik yang layak di Pulau Masalembu semakin menguat setelah Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Cabang Masalembu bersama masyarakat melayangkan surat permohonan percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kepada Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.
Surat yang dikirimkan pada 25 Februari 2025 tersebut mendapat respon cepat.
Pada 14 Maret 2025, Kementerian ESDM mengundang pihak terkait untuk membahas percepatan pembangunan listrik di Masalembu.
Rapat tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Bupati Sumenep, PLN, dan perwakilan SNNU.
Jailani, Ketua SNNU Masalembu, menjelaskan bahwa hingga saat ini Pulau Masalembu yang menjadi pusat pemerintahan dari tiga pulau di Kecamatan Masalembu (Masalembu, Karamian, dan Masakambing) belum menikmati listrik dari PLN.
Padahal, aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pariwisata sangat membutuhkan pasokan listrik yang stabil.
“Pada awal 2020, PLN sudah mulai memasang tiang listrik di Pulau Karamian dan Masalembu. Namun, hingga kini hanya Pulau Karamian yang sudah tersambung. Warga Masalembu masih bergantung pada genset dan panel surya seadanya,” ungkap Jailani, Sabtu (22/3/2025).
Kendala utama terletak pada penyediaan lahan dan anggaran pembangunan PLTS.
Berdasarkan rencana PLN, tahap pertama pembangunan PLTS berkapasitas 185 kWp akan dimulai pada 2026, disusul tahap kedua dengan kapasitas 850 kWp pada 2027.
Selain itu, jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 30,1 km di Desa Masalima dan 27,89 km di Desa Sukajeruk juga ditargetkan selesai pada 2026.
PLN menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan pembangunan PLTS Komunal di Pulau Masalembu setelah lahan tersedia dan anggaran PMN diterbitkan.
Sehingga diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat dapat mempercepat penyelesaian kendala yang ada.
“Kami berharap listrik yang terpasang nantinya bisa beroperasi 24 jam, bukan sekadar untuk penerangan, tetapi mendukung berbagai sektor kehidupan di Masalembu,” pungkas Jailani.
Perjuangan tersebut menjadi simbol harapan masyarakat Masalembu akan kehidupan yang lebih baik.
Semua pihak diharapkan terus bersinergi mengawal proses itu hingga Masalembu benar-benar merasakan terang yang dinantikan. ***
