BeritaOpiniSejarah

Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial

30
Idul Adha Bukan Sekadar Penyembelihan, Melainkan Simbol Keikhlasan, Kemanusiaan, dan Kepedulian Sosial
Flyer Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. @by_News9.id

OPININEWS9 – Dalam pandangan Islam, Hari Raya Idul Adha bukan sekadar peristiwa penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, Idul Adha merupakan simbol agung tentang ketaatan kepada Allah SWT, keikhlasan dalam berkorban, serta kepedulian sosial yang diwariskan melalui kisah penuh hikmah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.

Hewan kurban seperti sapi, kambing, domba, maupun unta tidak disembelih karena kebencian terhadap makhluk hidup, melainkan sebagai bagian dari ibadah yang memiliki nilai spiritual dan kemanusiaan yang mendalam. Islam sendiri mengajarkan kasih sayang kepada seluruh makhluk ciptaan Tuhan, termasuk terhadap hewan.

Bahkan dalam syariat penyembelihan, terdapat adab dan aturan yang sangat dijunjung tinggi. Hewan kurban diwajibkan diperlakukan dengan baik, tidak disiksa, tidak dipertontonkan secara berlebihan, diberi makan dan minum yang layak, serta disembelih dengan cara yang cepat dan manusiawi agar tidak mengalami penderitaan berkepanjangan.

Rasulullah SAW pun menegaskan bahwa menyakiti hewan tanpa alasan yang benar merupakan perbuatan tercela.

Di tengah momentum Idul Adha, kadang muncul pertanyaan yang sangat manusiawi: “Bukankah kasihan melihat hewan-hewan itu disembelih?

Rasa iba tersebut sejatinya merupakan tanda bahwa hati manusia masih memiliki nurani dan empati. Terlebih ketika melihat anak domba atau anak sapi yang tampak kehilangan induknya, sehingga memunculkan rasa haru dalam diri manusia. Secara emosional, semua makhluk hidup memang memiliki naluri kasih sayang dan keterikatan.

Namun di sisi lain, manusia juga dianugerahi akal untuk memahami bahwa kehidupan berjalan dalam keseimbangan alam yang telah ditetapkan Tuhan. Dalam ajaran Islam, manusia diperbolehkan memanfaatkan hewan sebagai bagian dari kebutuhan hidup, bukan untuk disia-siakan ataupun diperlakukan semena-mena.

Hewan kurban tidak dibunuh tanpa tujuan. Dagingnya dibagikan kepada masyarakat, fakir miskin, tetangga, hingga mereka yang jarang menikmati makanan bergizi. Dari ibadah kurban itulah lahir nilai sosial, persaudaraan, pemerataan rezeki, dan rasa kepedulian antar sesama manusia.

Selain itu, masyarakat juga perlu memahami bahwa setiap bangsa dan keyakinan memiliki cara pandang yang berbeda terhadap hewan. Ada kelompok masyarakat yang memuliakan sapi sebagai simbol kesucian, sementara yang lain menjadikannya bagian dari tradisi pangan dan ibadah keagamaan.

Dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat, perbedaan semacam itu seharusnya dipahami dengan sikap saling menghormati, bukan saling merendahkan ataupun memaksakan keyakinan masing-masing.

Islam mengajarkan prinsip keseimbangan, yakni tidak berlebihan memuja makhluk, namun juga tidak berlaku zalim terhadapnya. Karena pada hakikatnya, seluruh makhluk hidup adalah ciptaan Allah SWT yang memiliki peran masing-masing dalam kehidupan.

Oleh sebab itu, Idul Adha sejatinya bukan perayaan darah dan penyembelihan semata, melainkan pelajaran besar tentang keikhlasan berkorban, kepedulian terhadap sesama, rasa syukur atas nikmat kehidupan, serta penghormatan terhadap perbedaan keyakinan manusia.

Semakin tinggi ilmu dan keimanan seseorang, semakin ia memahami bahwa kasih sayang tidak selalu berarti membiarkan segala sesuatu hidup selamanya, melainkan bagaimana memperlakukan kehidupan dengan penuh hikmah, tanggung jawab, dan rasa kemanusiaan.

Segenap pimpinan redaksi beserta biro media news9.id dan seluruh jajaran mengucapkan:

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H / 2026 M. Semoga momen penuh berkah ini membawa kedamaian, kebahagiaan, serta rezeki yang melimpah bagi Anda dan keluarga.” ***

2

Exit mobile version