SUMENEP, NEWS9 – Dinamika di tubuh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep makin memicu polemik berkepanjangan.
Isu perpanjangan masa jabatan Ketua KNPI kian santer berembus, meski hasil Rapat Pimpinan Paripurna Daerah (Rapimpurda) jelas menetapkan Musyawarah Daerah (Musda) digelar Mei 2025.
Asmuni, salah satu aktivis kepemudaan, menegaskan bahwa keputusan Rapimpurda adalah forum tertinggi yang wajib dijalankan.
“Ketua KNPI ini paham organisasi apa tidak? Rapimpurda itu kesepakatan tertinggi. Lalu, buat apa Rapimpurda jauh-jauh dilaksanakan di Kota Batu pada 24-25 Juli 2024, kalau hasilnya tidak dijalankan?” tegas Asmuni, Jumat (4/7/2025).
Ia menjelaskan, Rapimpurda yang dihadiri seluruh Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) sepakat Musda KNPI Sumenep dilaksanakan pada Mei 2025.
“Kesepakatan ini wajib dijalankan. Tidak boleh dipatahkan hanya demi kepentingan segelintir orang, apalagi hanya untuk memperpanjang masa jabatan Ketua KNPI,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengurus KNPI Sumenep yang enggan disebut namanya mengaku pesimis Musda akan digelar tepat waktu.
“Sampai sekarang panitia Musda belum juga dibentuk Ketua KNPI. Jadi kami juga tidak tahu kapan Musda akan dilaksanakan,” pungkasnya.
Bahkan, hingga berita ini ditulis lagi, Ketua KNPI Sumenep belum memberikan keterangan resmi terkait polemik tersebut. ***
