BeritaDaerahPemerintahan

Launching Operasional SPPG “Pasrujambe” Bupati Lumajang Beri Apresiasi

204
×

Launching Operasional SPPG “Pasrujambe” Bupati Lumajang Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini
FOTO: Bupati Lumajang, Indah Amperawati. @by_News9.id
FOTO: Bupati Lumajang, Indah Amperawati. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang secara resmi meluncurkan operasional “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi” (SPPG) di dusun Tambakrejo Kulon, desa Karanganom, kecamatan Pasrujambe, kabupaten Lumajang.

Launching dihadiri langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) yang memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya peningkatan layanan gizi melalui SPPG, Senin (25/08/2025).

Dalam sambutannya, Bunda Indah menyatakan bahwa peluncuran satuan pelayanan ini merupakan langkah strategis dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan anak-anak.

“Makan Bergizi Gratis ini adalah program andalan, bukan hanya sekadar makan siang, tetapi juga mengandung jumlah kalorinya berapa, kandungan energinya berapa, dan lain-lainnya untuk kebutuhan anak-anak. Jangan sampai karena tidak suka makanannya, kemudian tidak dimakan. Apa makanan kesukaan anak-anak, tanpa meninggalkan komposisi dari nutrisi, protein dan vitamin,” ujar Bunda Indah.

FOTO: Bupati Lumajang bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi” (SPPG). @by_News9.id
FOTO: Bupati Lumajang bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi” (SPPG). @by_News9.id

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dan kerja keras seluruh pihak, MBG ini InsyaAllah di Lumajang tercatat keseluruhan 73 SPPG. Satu SPPG menerima tenaga kerja 50 orang, untuk penerima manfaat perorang, persasaran itu 15 ribu. 2 ribu untuk kebutuhan sarana dan prasarana, 3 ribu untuk operasional dan lain-lain, kemudian yang 10 ribu khusus untuk makanan. Jadi jangan macam-macam dengan program MBG ini, mudah-mudahan tahun ini semuanya bisa operasional. Kami atas nama pemerintah kabupaten Lumajang memberikan apresiasi, selamat, kepada SPPG di desa Karanganom, kecamatan Pasrujambe ini. Mudah-mudahan ini memberikan semangat kepada yang lainnya, bisa segera menyelesaikan seluruh proses administrasi, proses perijinan dan lainnya semoga cepat bergerak,” ungkapnya.

Dalam hal ini dikatakan Bunda Indah, bahwa di Lumajang tercatat 73 SPPG sampai 91, melihat perkembangan.

“Tetapi yang jelas ada 73 titik, dan yang sedang berproses itu 61, yang sudah ditentukan titiknya, yang sudah ada ijinnya dan yang sudah berproses menyelesaikan bangunan. Dan yang sudah operasional hari ini, ini yang pertama. Nanti ada lagi yang kedua di Ranuyoso, dan ada yang sudah selesai semuanya tinggal menunggu operasionalnya. Untuk yang disini hari ini sudah produksi 2000, besok sudah 3000 dan berkembang terus sampai maksimal kapasitasnya adalah 3750,” pungkas Bunda Indah.

Satuan pelayanan ini dirancang untuk memberikan layanan gizi secara terpadu, mulai dari edukasi, pemantauan pertumbuhan anak, pemberian makanan tambahan, hingga konseling gizi bagi keluarga.

Program MBG di Karanganom ini akan menjadi percontohan sebelum dikembangkan ke kecamatan lain.

Masyarakat Pasrujambe menyambut positif peluncuran tersebut, dan berharap program ini mampu menjadi solusi atas tantangan gizi yang selama ini dihadapi, terutama di daerah pegunungan yang aksesnya terbatas.

Acara dilanjutkan dengan pendistribusian ke sekolah, mulai proses mengantar dengan angkutan yang sudah dirancang higienis, sampai makanan tersebut diterima siswa hingga selesai dimakan semuanya steril. ***

Tinggalkan Balasan

>