SUMENEP, NEWS9 – Ribuan pasang mata tertuju ke Lapangan Giling, Kecamatan Kota Sumenep, Madura, saat Karapan Sapi Sumenep 2025 digelar penuh gegap gempita.
Tradisi adu cepat sapi kerap itu kembali membuktikan dirinya sebagai denyut nadi budaya Madura yang tak lekang oleh zaman.
Sebanyak 48 pasang sapi kerap dari tiga kategori, Golongan A, B, dan C tampil habis-habisan.
Tidak hanya sekadar lomba, arena Karapan Sapi menjadi panggung gengsi para pemilik sapi hingga ajang prestise yang menegaskan betapa tradisi itu masih hidup dan berakar kuat.
Ketua Pakar Sakera Sumenep, Candra Wijaya, menegaskan Karapan Sapi lebih dari sekadar olahraga rakyat.
“Ini bukan hanya lomba, tapi juga perayaan budaya, ajang gengsi, sekaligus bukti bahwa Karapan Sapi adalah denyut tradisi Madura yang masih berkembang,” ungkapnya.
Ajang tersebut menjadi pemanasan menuju Piala Presiden 2025 yang akan digelar megah di Bangkalan pada 5 Oktober mendatang.
Dari Sumenep, enam pasang sapi terbaik resmi ditetapkan sebagai wakil daerah.
“Enam pasang itu adalah hasil kemenangan, baik dari golongan menang maupun kalah,” tambah Candra.
Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo menyebut Karapan Sapi bukan hanya ikon budaya, melainkan juga daya tarik wisata kelas dunia.
“Kami akan terus mendukung Karapan Sapi. Kini bukan hanya wisatawan lokal, tapi juga turis mancanegara mulai tertarik pada perpaduan budaya, seni, dan olahraga khas Madura ini,” tegasnya.
Berikut Daftar Jawara Karapan Sapi Sumenep 2025
Golongan Menang:
- Bola Api Neraka (Nonggunong)
- Kembang Api Jektor (Manding)
- Berekay Griduh (Guluk-guluk)
Golongan Kalah:
- Kereta Malam (Batuputih)
- DRT Malindos (Manding)
- Bar-bar Oke Gas (Gayam)
Dengan hasil itu, enam pasangan tersebut dipastikan menjadi duta Sumenep di Piala Presiden Karapan Sapi 2025 laga prestisius yang bukan hanya mempertaruhkan kecepatan, tapi juga martabat Madura di panggung nasional. ***













>