SAMPANG, NEWS9 – Dalam upaya membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, menggelar program edukatif bertajuk Police Goes to Pesantren di Pondok Pesantren Asirojjiah, Desa Khajuk, Kabupaten Sampang, Jumat (2/5/25).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H., M.M., didampingi Kasat Binmas AKP Mohni, S.Pd., serta perwakilan pengasuh pondok pesantren, Ustadz Anisurrohman.
Puluhan santri turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut, bersama sejumlah personel Satlantas, Binmas, dan Bhabinkamtibmas.
Dalam sesi penyuluhan, AKP Sigit menegaskan pentingnya kesadaran berlalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.
“Ketaatan pada peraturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban, tetapi wujud kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan,” ungkapnya di hadapan para santri.
Sementara itu, Kasat Binmas AKP Mohni turut memberikan edukasi mengenai isu-isu sosial yang marak di kalangan remaja, seperti praktik perundungan (bullying) dan penyalahgunaan teknologi dalam bentuk perjudian daring (online).
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan pemberian apresiasi kepada santri yang aktif berpartisipasi.
Tak hanya itu, santri juga dibekali dengan keterampilan dasar keselamatan berkendara melalui sesi coaching clinic yang digelar usai penyuluhan.
Mengakhiri rangkaian kegiatan, Kasat Lantas AKP Sigit Ekan Sahudi, mewakili Kapolres Sampang AKBP Hartono, menyampaikan apresiasi atas antusiasme para santri.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan di berbagai lembaga pendidikan keagamaan guna menumbuhkan kesadaran hukum dan keselamatan sejak dini.
“Edukasi semacam ini sangat penting sebagai bagian dari strategi preventif menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sampang,” pungkasnya. ***









