Warning: opendir(/home/omah2581/public_html/news9.id/wp-content/mu-plugins): Failed to open directory: Permission denied in /home/omah2581/public_html/news9.id/wp-includes/load.php on line 981
Selokan di Kelurahan Pajagalan Kota Sumenep Penuh Sampah – News 9
BeritaPeristiwa

Selokan di Kelurahan Pajagalan Kota Sumenep Penuh Sampah

348
FOTO: Lokasi selokan tumpukan sampah di areal utara kantor Donas Sosial Kabupaten Sumenep. @by_News9.id
FOTO: Lokasi selokan tumpukan sampah di utara kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumenep, tepatnya simpang lima. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Kurangnya kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Kelurahan Pajagalan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, semakin memprihatinkan.

Tumpukan sampah di selokan sekitar kota tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga menjadi sumber berbagai penyakit menular yang mengintai masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat, Zainolla, menyampaikan kekhawatirannya. Menurutnya, selokan yang dipenuhi sampah menjadi tempat ideal bagi nyamuk berkembang biak.

“Kondisi ini sangat berbahaya. Warga bisa terjangkit penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan chikungunya,” ujarnya kepada News9.id, Selasa (5/8/2025).

Zainolla juga menyoroti lemahnya sinergitas antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Sosialisasi tentang pentingnya kebersihan nyaris tidak ada. Pemerintah dan warga seolah berjalan sendiri-sendiri,” tegasnya.

Ironisnya, fasilitas tempat sampah di sepanjang jalan kota juga sangat minim.

Hal itu memperparah kondisi karena masyarakat kesulitan membuang sampah pada tempatnya.

“Pemerintah harus hadir dengan langkah nyata. Jangan tunggu banjir atau wabah penyakit menyerang dulu baru bergerak. Edukasi, tindakan, dan penyediaan sarana harus ditingkatkan,” tambahnya.

Selain berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan, sampah yang menumpuk juga merusak kualitas air dan tanah.

Air yang tercemar limbah rumah tangga bisa berdampak pada kesehatan masyarakat jika digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sayangnya, saat kontributor News9 mencoba mengonfirmasi kepada Lurah Pajagalan, yang bersangkutan enggan memberikan keterangan.

“Maaf mas, saya masih ada pertemuan,” singkatnya sambil berlalu, Selasa (5/8/2025).

Situasi tersebut menuntut perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumenep agar segera menindaklanjuti permasalahan sampah, terutama di area selokan kota, sebelum krisis kesehatan lingkungan makin meluas. ***

2

Exit mobile version