BeritaPemerintahan

Sinergi TNI-Polri dan Pesantren, Jaga Harmoni Pasca Pilkada

293
Foto: Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., bersama Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P., M.Han., @by_News9.id
Foto: Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., bersama Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P., M.Han., @by_News9.id

SUMENEP, News9 – Guna menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat usai Pilkada Serentak 2024, Polres Sumenep bersama Kodim 0827 Sumenep menggelar kegiatan Cooling System.

Kegiatan itu diadakan sebagai langkah strategis untuk memastikan situasi tetap kondusif di wilayah Kabupaten Sumenep.

Kapolres Sumenep, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., bersama Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, S.I.P., M.Han., memimpin langsung kegiatan dengan mengunjungi dua lokasi utama yaitu, Pondok Pesantren Al Amien Tegal Putri dan Masjid Gema Prenduan di Kecamatan Pragaan.

Dalam kunjungan tersebut, Polres dan Kodim memberikan bantuan berupa hambal (karpet masjid), jam dinding, dan mushaf Al-Qur’an kepada pengasuh pondok pesantren dan takmir masjid.

Bantuan tersebut sebagai simbol dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan solidaritas masyarakat pasca-Pilkada.

Kapolres Sumenep menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dan mengutamakan musyawarah dalam menghadapi dinamika pasca-Pilkada.

“TNI-Polri hadir untuk memastikan situasi tetap kondusif serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi yang sehat,” ujarnya.

Di sisi lain, Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Yoyok Wahyudi, menekankan peran penting tokoh agama dalam menjaga ketenangan masyarakat dan mencegah konflik.

“Pondok pesantren dan masjid adalah pusat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan. Kolaborasi kita adalah kunci harmoni sosial,” jelasnya.

Sementara itu, KH. Muhajiri Musyhab Fatawi, pengasuh Pondok Pesantren Al Amien Tegal Putri, menyambut baik inisiatif tersebut.

Beliu mengapresiasi perhatian dari aparat keamanan terhadap kegiatan keagamaan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Sinergi ini adalah fondasi kedamaian di tengah masyarakat,” katanya.

“Kegiatan Cooling System ini menjadi langkah nyata dalam meredam potensi gesekan sosial pasca-Pilkada,” tambahnya.

Kehadiran Polres dan Kodim di tengah masyarakat menunjukkan komitmen mereka menjaga stabilitas demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan Kabupaten Sumenep.

“Dengan sinergi kuat antara TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat, suasana kondusif diharapkan terus terjaga, menjadikan Sumenep sebagai contoh keberhasilan demokrasi yang damai dan harmonis,” tutupnya. ***

Exit mobile version