BeritaDaerah

Tekan Beban Belanja Pegawai, Bupati Sumenep Genjot Pendapatan Asli Daerah

21
Tekan Beban Belanja Pegawai, Bupati Sumenep Genjot Pendapatan Asli Daerah
FOTO: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, bersama Wakil Bupati, KH. Imam Hasyim. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengoptimalkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga stabilitas fiskal daerah yang kian tertekan.

Permintaan itu disampaikan menyusul meningkatnya porsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), terutama setelah gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibebankan kepada keuangan daerah.

“Secara aturan, belanja pegawai seharusnya berada di bawah 30 persen. Namun jika gaji PPPK dimasukkan, angkanya saat ini mencapai sekitar 37 persen, belum termasuk beban Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang juga harus ditanggung,” ujar Bupati Fauzi.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menekan ruang fiskal daerah jika tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan.

Oleh karena itu, optimalisasi PAD menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan keuangan daerah tetap sehat dan berkelanjutan.

“Solusinya satu, seluruh OPD harus bekerja maksimal dalam meningkatkan PAD,” tegasnya.

Meski dihadapkan pada tekanan anggaran, Bupati Fauzi memastikan tidak ada rencana untuk merumahkan PPPK. Namun, ia menegaskan bahwa evaluasi kinerja akan tetap dilakukan secara ketat.

“Tidak ada rencana merumahkan PPPK. Tapi jika kinerja tidak maksimal, bukan hanya PPPK, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga bisa dievaluasi,” pungkasnya. ***

Exit mobile version