BeritaPeristiwa

Tragis 3 Laka dalam Sehari, Polres Sampang Imbau Waspada dan Cek Rutin Kendaraan

298
Foto: Tiga insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat terjadi di wilayah Kabupaten Sampang. @by_News9.id
Foto: Tiga insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat terjadi di wilayah Kabupaten Sampang. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Dalam kurun waktu satu hari, tercatat tiga insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda empat terjadi di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Sabtu (12/4/25).

Sluruh peristiwa terjadi di ruas jalan yang selama ini dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan atau “jalur tengkorak“.

Tiga lokasi tersebut mencakup Jalan Raya Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik; Jalan Nasional Diponegoro, Kelurahan Banyuanyar; serta Jalan Lingkar Selatan (JLS) Halim Perdana Kusuma.

Ketiganya menjadi perhatian khusus karena sering kali menjadi titik rawan bagi pengguna jalan.

Insiden pertama terjadi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB di Desa Bancelok, Kecamatan Jrengik.

Sebuah mobil Isuzu Panther bernopol M 1754 AL yang dikemudikan oleh Hafi (48), warga Pagentenan, Pamekasan, terperosok ke area persawahan usai mengalami pecah ban belakang kiri.

Kendaraan yang mengangkut tujuh penumpang tersebut melaju dari arah barat.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua penumpang selamat meski mengalami shock ringan.

Masih di hari yang sama, pukul 11.30 WIB, kecelakaan tunggal melibatkan truk pengangkut garam dengan berat muatan sekitar 10 ton terjadi di Jalan Diponegoro.

Truk bernopol M 8528 CZ yang dikemudikan oleh sopir asal Sumenep ini mengalami pecah ban depan yang menyebabkan kendaraan oleng dan terguling.

Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun muatan garam berserakan di jalan, dan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Sekitar pukul 13.30 WIB, insiden paling serius terjadi di Jalur Lingkar Selatan, tepatnya di Jalan Halim Perdana Kusuma.

Sebuah mobil Honda Brio bernopol B 1774 EYM bertabrakan secara frontal dengan truk fuso bermuatan galon air bernopol L 8060 UX yang dikemudikan oleh Samsul Arifin (44), warga Desa Laden, Pamekasan.

Menurut keterangan saksi, kendaraan Brio yang datang dari arah selatan sempat oleng dan mengambil jalur ke tengah sebelum akhirnya bertabrakan dengan truk fuso yang melaju stabil dari arah berlawanan.

Sopir Brio mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit, sementara sopir truk hanya mengalami luka ringan meski kendaraannya sempat terguling.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, SH, MM mewakili Kapolres AKBP Hartono, S.Pd, MM membenarkan rangkaian insiden tersebut.

Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung melakukan tindakan cepat di setiap lokasi kejadian guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mengevakuasi korban serta kendaraan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan roda empat dan kendaraan berat, agar lebih teliti dalam memeriksa kondisi kendaraan, terutama bagian ban sebelum melakukan perjalanan,” ujar AKP Sigit.

Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya kehati-hatian saat melintasi jalur rawan, serta terus melakukan patroli dan pengawasan guna meminimalisasi risiko kecelakaan serupa ke depannya. ***

Exit mobile version