Beredar Isu Perintah Cabup Sampang Kyai Mamak kepada Alumni, IKAPPNAZ Sebut itu Hoax 

- Redaktur

Selasa, 19 November 2024 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Akun Tik Tok sampang_satoe1. @by_News9.id

Foto: Akun Tik Tok sampang_satoe1. @by_News9.id

SAMPANG, News9 – Menindak lanjuti Isue yang beredar Ikatan Alumni Pondok Pesantren Nahzatut Thullab (IKAPPNAZ) Prajjan Kecamatan Camplong, Sampang, Madura, Jawa Timur, menyayangkan beredarnya akun Tik Tok sampang_satoe1.

Isi dari akun berdurasi 26 detik itu seolah muncul perintah dari KH Muhammad Bin Muafi Zaini (Kyai Mamak) selaku Pengasuh PP Nahzatut Thullab dan Calon Bupati pada Pilkada Sampang 2024 kepada Alumni agar mencabut stiker atau atribut lainnya yang ada di setiap kendaraan.

Baca Juga:  Kasus Pengeroyokan Mandek Hampir Setahun, Penyerahan Tersangka Kembali Tertunda oleh Kejari Pasuruan

Lebih jelasnya isi dari akun tersebut “Untuk pendukung MANDAT tolong lepas semua atribut di mobil atau kendaraan lainnya, semua kendaraan untuk diclearkan dari stiker MANDAT, diputihkan atau dipoloskan kembali, Terima kasih“.

Berikutnya, ini bukan takut karena kejadian di Ketapang, sebab kita tidak perlu takut kepada siapapun untuk kemenangan MANDAT, hanya saja sudah masuk minggu tenang.

Selanjutnya masih dalam satu akun di sebut pula bahwa “Mari kita Tim MANDAT mengikuti istruksi Kyai, bukan karena takut, Kita tidak takut kepada siapapun!!!!.

Baca Juga:  Saya Harus Mendukung Pak Fauzi Membangun Sumenep

Menyikapi beredarnya akun tersebut M Jalali S.Sos Sekretaris IKAPPNAZ menegaskan bahwa isi dari akun itu tidak benar dan berujung HOAX.

“Hasil dawuh kepada Kyai, hingga detik ini beliau belum pernah memberikan instruksi maupun arahan seperti isi dari akun tersebut,” ujar M Jalali S.Sos.

Pihaknya sedang menginventarisir sejumlah akun yang seolah mengatas namakan MANDAT dan merugikan Kyai Mamak maupun PP Nahzatut Thullab secara kelembagaan untuk kemudian akan mengambil langkah hukum sesuai prosedur yang berlaku termasuk juga permohonan pemblokiran akun akun provokatif yang merugikan Kyai, Lembaga maupun MANDAT.

“Akun provikatif ini meresahkan kami dan berpotensi mengadu domba Kyai dengan elemen MANDAT lainnya,” tuturnya.

Ditambahkan, pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Tim Hukum Pemenangan MANDAT Kabupaten. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC
Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang
PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD
Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional
Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja
Sistem Pilkada Ditangan DPRD, Demokrat Tetap Satu Barisan dengan Presiden Prabowo
Eva Hestiyawati Jadi Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Banyuwangi 
Said Kembali Nahkodai PDIP Jatim, Target 5 Juta Suara dan 50 Ribu Startup Dipatok
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang

Minggu, 26 April 2026 - 21:13 WIB

PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD

Senin, 19 Januari 2026 - 17:48 WIB

Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:01 WIB

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Karnaval HUT RI di Kecamatan Batang-Batang. @by_News9.id

OPINI

Karnaval Agustusan Apa Untungnya Bagi Negara?

Minggu, 16 Agu 2026 - 15:05 WIB

FOTO: (ilustrasi) massa saat menurunkan bendera Merah Putih, menggantinya dengan bendera Bulan Bintang, @by_News9.id

OPINI

Perlunya Memaafkan Rakyat Aceh (?)

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:39 WIB