Debat Pilkada Lumajang Kedua: Bunda Indah Kritik Thoriq Soal Pajak Pasir dan Stockpile

- Redaktur

Rabu, 20 November 2024 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Paslon Bupati dan Wakil Bupati No 02, Bunda Indah - Mas Yudha saat debat calon ke 2 di RCC, @by_News9.id

Foto: Paslon Bupati dan Wakil Bupati No 02, Bunda Indah - Mas Yudha saat debat calon ke 2 di RCC, @by_News9.id

LUMAJANG, News9 – Debat publik kedua Pilkada Lumajang yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di RCC (Rock Convention Center), Rabu (19/11/2024), menjadi ajang adu gagasan antara pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Momen panas terjadi saat Cabup nomor urut 2, Indah Amperawati, mengkritik Thoriq, petahana sekaligus Cabup nomor urut 1, terkait isu pajak pasir dan kebijakan stockpile terpadu.

Indah menyoroti bahwa Thoriq belum memberikan jawaban memuaskan terkait dampak kebijakan stockpile terpadu terhadap pendapatan pajak pasir.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, pendapatan pajak pasir justru meningkat setelah stockpile terpadu ditutup pada 2024 dibandingkan saat beroperasi pada 2023.

“Agustus hingga Oktober 2023, saat stok pile masih beroperasi, pendapatan pajak pasir tercatat Rp4,69 miliar. Namun, di periode yang sama pada 2024, setelah stcokpile ditutup, pendapatan meningkat menjadi Rp7,75 miliar. Ini selisih yang signifikan, Cak,” ujar Indah.

Indah juga menyoroti dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan stockpile terpadu, seperti hilangnya peluang warga menyewakan lahan dan tutupnya warung akibat terganggunya aktivitas ekonomi lokal.

Baca Juga:  Drama Pilkada Sumenep 2024: MK Menolak atau Mengabulkan Gugatan Pemohon?

Sementara itu, Thoriq lebih fokus menjelaskan langkah-langkah yang akan diambil ke depan untuk mengatasi masalah perizinan stockpile yang selama ini belum optimal.

Ia mengusulkan sistem berbasis portal dan kartu elektronik untuk mempermudah pembayaran pajak oleh pengusaha stockpile yang tidak berizin.

“Kami ingin mencari solusi dengan pendekatan yang memudahkan para pengusaha untuk melengkapi izin mereka. Namun, semua harus memenuhi syarat, seperti memasang portal dan memiliki tangki air untuk mencegah polusi,” tegas Thoriq.

Perdebatan ini menarik perhatian publik, terutama karena masyarakat Lumajang merasakan langsung dampak negatif dari kebijakan stcokpile di masa lalu.

Baca Juga:  Gugatan Kadaluarsa, MK Tolak Permohonan Sengketa Pilkada Sumenep

Dukungan riuh dari kedua kubu pendukung semakin menghidupkan suasana debat yang diharapkan dapat menghasilkan gagasan terbaik untuk Lumajang ke depan. ***

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC
Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang
PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD
Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional
Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja
Sistem Pilkada Ditangan DPRD, Demokrat Tetap Satu Barisan dengan Presiden Prabowo
Eva Hestiyawati Jadi Calon Tunggal Ketua DPD Golkar Banyuwangi 
Said Kembali Nahkodai PDIP Jatim, Target 5 Juta Suara dan 50 Ribu Startup Dipatok
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:35 WIB

PSI Lumajang Bantah Mosi Tak Percaya, Ketua Harian: Mereka Bukan Pengurus DPC

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:04 WIB

Diterima Semua Kalangan, Muchlis Yakin Ra Fahmi Mampu Bawa PKB Menang

Minggu, 26 April 2026 - 21:13 WIB

PDIP Sumenep Perkuat Barisan dan Pasang Target 15 Kursi DPRD

Senin, 19 Januari 2026 - 17:48 WIB

Dr. Zein: Mengalihkan Pilkada ke DPRD adalah Kemunduran Konstitusional

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:01 WIB

Mesin Politik PSI Sumenep Resmi Mulai Kerja

Berita Terbaru

FOTO: (ilustrasi) Moh. Syaiful Anam alias Nanang, terduga bandar narkoba di wilayah Masalembu. @by_News9.id

HUKRIM

Bandar Narkoba Masalembu Melarikan Diri ke Malaysia

Kamis, 13 Agu 2026 - 10:49 WIB

FOTO: Barang bukti narkotika jenis sabu hasil Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026. @by_News9.id

HUKRIM

Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Kasus Sabu 4,28 Gram

Kamis, 13 Agu 2026 - 09:38 WIB