Kalapas Banyuwangi Dorong Peningkatan Pemasaran Hasil Karya Warga Binaan

- Editorial Team

Rabu, 5 Februari 2025 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, saat mengecek kualitas dan hasil pemasaran karya warga binaan. @by_News9.id

Foto: Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, saat mengecek kualitas dan hasil pemasaran karya warga binaan. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi terus mendorong dan berupaya meningkatkan kualitas dan pemasaran hasil karya warga binaan.

Dalam upaya tersebut, Mukaffi menekankan pentingnya peningkatan quality control terhadap seluruh produk yang dihasilkan oleh warga binaan yang mengikuti kegiatan pembinaan di bengkel kerja Lapas.

Hal itu disampaikan Mukaffi saat melakukan peninjauan langsung kegiatan di bengkel kerja dan proses pemasaran yang dilakukan pada galeri yang berada tepat di depan Lapas, Rabu (5/2).

“Selain meningkatkan keterampilan, kami juga ingin memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan warga binaan memiliki kualitas yang baik, sehingga dapat bersaing di pasaran,” ujarnya.

Menurutnya, quality control sangat penting untuk menjamin bahwa produk-produk yang dihasilkan layak untuk dipasarkan dan dikenalkan kepada masyarakat luas.

“Kuantitas hasil karya jika diimbangi dengan kualitas yang baik akan lebih maksimal dalam pemasaran,” ungkapnya.

Dalam proses peningkatan kualitas tersebut, pihak Lapas akan melibatkan para ahli dan instruktur dibidangnya untuk memberikan bimbingan kepada warga binaan mengenai teknik produksi yang tepat, serta cara-cara untuk memastikan hasil karya warga binaan memenuhi standar yang diinginkan.

“Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam upaya meningkatkan kualitas hasil karya warga binaan,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Mukaffi juga berfokus pada pemberian motivasi kepada warga binaan agar mereka tetap semangat dalam berkegiatan dan berkarya.

Baca Juga:  Kepedulian Babinsa Kunir Lor: Bersama Warga, Bangun Akses Pemakaman yang Lebih Baik

Berbagai jenis kegiatan produktif di bengkel kerja seperti pembuatan kerajinan tangan, meubelair, hingga batik terus dilaksanakan dengan tujuan agar para warga binaan memiliki keterampilan yang dapat mereka manfaatkan setelah menjalani masa pidana.

“Kami ingin warga binaan tidak hanya keluar dengan semangat yang baru, tetapi juga dengan keterampilan yang bisa mereka aplikasikan dalam kehidupan mereka setelah bebas nanti,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB