Laporan Kasus Dugaan Pemotongan Dana BSPS di Sumenep Masih Misterius

- Editorial Team

Rabu, 12 Maret 2025 - 02:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dugaan pemotongan BSPS 2024 ke Polres Sumenep hingga kini masih menjadi misterius dan berjalan di tempat. @by_News9.id

Foto: Dugaan pemotongan BSPS 2024 ke Polres Sumenep hingga kini masih menjadi misterius dan berjalan di tempat. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan pemotongan dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2024 yang telah dilaporkan ke Polres Sumenep hingga kini masih menjadi misterius.

Pasalnya, kasus dugaan penyelewengan dana hibah BSPS senilai Rp 108 miliar masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Pidkor) Polres Sumenep seperti berjalan ditempat.

Lambannya perkembangan penyidikan memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Ainur Rahman, salah satu aktivis yang vokal mengawal kasus tersebut, mengajak masyarakat untuk tetap kritis dan berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan dana hibah BSPS maupun Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3GAI).

“Untuk netizen, jangan berhenti bersuara. Jika ada informasi tentang penyalahgunaan hibah BSPS dan P3GAI, bisa langsung disampaikan ke Polres atau ke akun Batu Kencana,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).

Ainur juga mendesak aparat kepolisian khususnya Unit Pidkor Polres Sumenep agar segera menindaklanjuti laporannya dan memberikan transparansi dalam proses penyidikan.

“Saya sudah memenuhi panggilan Polres untuk dimintai keterangan. Saat ini, bola ada di Pidkor Polres Sumenep. Seperti apa hasil penyelidikan, kita tunggu saja. Sebab, Dumas yang masuk ke Pidkor jumlahnya puluhan, mungkin laporan terkait BSPS masih menunggu ‘antrian’. Kita berhusnudzon saja dulu,” tuturnya.

Menurut Ainur, jumlah penerima BSPS tahun 2024 mencapai sekitar 5.490 orang yang tersebar di ratusan desa.

“Program ini juga melibatkan banyak aspirator, sehingga membutuhkan pengawasan ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan,” tandasnya.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti setiap kali dikonformasi mengenai perkembangan laporan tersebut hingga saai ini belum memberikan jawaban dan pernyataan resmi. ***

Baca Juga:  Simple Car Wash Sumenep Tawarkan Layanan Berkualitas dengan Sentuhan Fasilitas Premium
Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka
Polresta Sumenep Tahan Asmawi, Korban Desak Hukum Dikawal Hingga Persidangan
Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka
Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum
Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah
PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi
Kasus Penebangan Pohon, Polresta Sumenep Naikkan Status Asmawi Jadi Tersangka
Curanmor Probolinggo Makin Nekat, Honda Beat Raib Hanya Lima Menit di Sumberasih
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:46 WIB

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Kasus Penganiayaan di Sumenep Mandek, Keluarga Korban Tagih Kepastian Hukum

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Sempat Keluhkan Sakit Kepala, Pria Pamolokan Ditemukan Meninggal di Rumah

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:34 WIB

PPD Desak Polresta Sumenep Segera Panggil Tersangka Asmawi

Berita Terbaru

FOTO: Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKRIM

Pegawai Dinas PUTR Sumenep Jadi Tersangka

Selasa, 13 Okt 2026 - 12:46 WIB

FOTO: Lokasi Proses Exekusi tanah. @by_News9.id

PERISTIWA

Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:34 WIB