Enam Nelayan Terdampar di Perairan Sumenep Selamat

- Redaksi

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Korban (hem kotak) yang terombang-ambing di laut selama dua hari setelah kapal mereka mengalami kerusakan. @by_News9.id

Foto: Korban (hem kotak) yang terombang-ambing di laut selama dua hari setelah kapal mereka mengalami kerusakan. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Enam orang nelayan ditemukan selamat setelah terdampar di perairan Dusun Nyamplong Ondung, Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Kamis (27/3/2025).

Para korban terombang-ambing di laut selama dua hari setelah kapal mereka mengalami kerusakan dan akhirnya tenggelam.

Insiden itu bermula pada Senin (24/3/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, saat kapal motor Bintang Sempurna yang dinakhodai oleh Moh. Sai (55) berangkat dari Kalimantan Tengah menuju Pelabuhan Kalianget, Sumenep.

Kapal tersebut membawa 220 m³ kayu gelam milik seorang pengusaha bernama Rusdi dari Desa Waru, Kecamatan Waru, Pamekasan.

Namun, pada Selasa pagi (25/3/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, pompa air kapal mengalami kerusakan hingga tujuh kali, menyebabkan kapal tak lagi bisa dikendalikan.

Baca Juga:  Koperasi Desa Merah Putih Resmi Dibentuk di Aengbaja Kenek Bluto

Sekitar pukul 10.00 WIB, kapal akhirnya tenggelam di perairan sekitar Pulau Giliyang, 23 mil dari bibir pantai.

Dalam situasi darurat, keenam awak kapal berusaha menyelamatkan diri dengan mengikat kayu dan jeriken sebagai pelampung darurat.

Mereka bertahan di tengah laut selama dua hari, menghadapi ombak besar tanpa makanan dan minuman.

Pada Kamis pagi (27/3/2025) sekitar pukul 07.30 WIB, Jupri (30), seorang nelayan dari Dusun Kalowang, Desa Kalikatak, bersama rekannya Danil (33), menemukan keenam korban saat hendak melaut.

Para korban terlihat melambaikan bendera darurat sebagai tanda meminta pertolongan.

Baca Juga:  Nyaris Telan Korban, Atap SDN Pandeman II Arjasa Roboh Saat Proses Belajar

Jupri segera mendekati mereka dan mengevakuasi para korban ke rumah seorang warga setempat, Mukaid (50), di Dusun Nyamplong Ondung.

Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat namun mengalami trauma akibat insiden tersebut.

Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kangean.

Saat pihak kepolisian tiba di lokasi, para korban telah dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Arjasa untuk observasi medis.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa mereka dalam kondisi baik secara fisik, meskipun mengalami trauma psikologis.

Kanit Intel Polsek Kangean kemudian melakukan interogasi terhadap Moh. Sai selaku nakhoda untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Baca Juga:  Korban Mobil Terbakar di Depan Masjid Jamik Sumenep Meninggal Dunia

Selanjutnya, kasus tersebut ditangani oleh Basarnas Kabupaten Sumenep guna proses lebih lanjut.

Tindakan yang Diambil diqntanya, Mendatangi lokasi kejadian, mencatat keterangan saksi dan korban, melakukan observasi kesehatan terhadap korban, dan menyerahkan kasus kepada Basarnas Kabupaten Sumenep, serta melaporkan kejadian kepada pimpinan.

Petugas yang hadir dalam penyelamatan itu antara lain Kapolsek Kangean, Iptu Datun Subagyo, beserta empat personel Polsek Kangean, serta perangkat Desa Kalikatak.

Beruntung, keenam nelayan berhasil selamat dari musibah tersebut.

Kejadian itu menjadi pengingat pentingnya persiapan keselamatan dalam pelayaran, terutama bagi para nelayan dan awak kapal yang kerap menghadapi tantangan di tengah laut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB