Skandal Nota Fiktif dan Pemecatan Guru di Torjek: Dugaan Kolusi Kepsek dan Kades

- Redaksi

Senin, 12 Mei 2025 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dugaan kuat adanya kolusi antara Arifin (Kepesek, kanan, dok. Asli) dan Mokenap (Kades, kiri, dok. Ilustrasi), dalam program BSPS 2024. @by_News9.id

Foto: Dugaan kuat adanya kolusi antara Arifin (Kepesek, kanan, dok. Asli) dan Mokenap (Kades, kiri, dok. Ilustrasi), dalam program BSPS 2024. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Dugaan penggunaan nota fiktif dalam proyek Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Torjek, Kecamatan Kangayan, menyeret sejumlah nama penting.

Pasalnya, UD Dua Saudara yang tercatat sebagai toko penyedia material dalam program BSPS 2024 milik Arifin, Kepala SDN Torjek 2, telah lama tidak aktif sejak 2019.

Arifin yang merupakan adik ipar Kepala Desa Torjek, Mokenap, sebelumnya juga diketahui telah memecat seorang guru agama bernama Rasul di SDN tersebut.

Rasul diberhentikan dari tugasnya sebagai guru agama usai mengantar tim monitoring Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI ke penerima bantuan BSPS.

“Arifin adalah adik ipar kepala desa, dan tokonya sudah kosong sejak 2019,” ungkap Mudin, salah satu warga Torjek kepada News9.id, Senin (12/5/2025).

Mudin menduga kuat adanya kolusi antara Arifin (Kepesek) dan Mokenap (Kades), dalam program BSPS tersebut.

Baca Juga:  Dugaan Bancakan BSPS di Sumenep, Ainur Desak Komisi 3 DPRD Bergerak Cepat

Sebelumbya, dalam video berdurasi 5 menit 47 detik yang diterima News9.id, terungkap bahwa pemecatan dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah, Arifin.

Rasul mengaku diancam akan dipecat jika tidak menandatangani surat pernyataan bahwa dirinya adalah anggota salah satu LSM.

“Saya tidak mau tanda tangan karena saya tidak pernah bergabung dengan LSM mana pun. Saya hanya ingin fokus mengajar,” tegas Rasul.

Ia juga mengungkap adanya tekanan dari sejumlah warga dan wali murid agar dirinya segera dikeluarkan dari sekolah.

“Ada enam orang yang saya kenali, seperti Pak Tohasa, Pak Nurahman, Husnul, Liadnan, dan Mustafa. Mereka menekan agar saya segera dikeluarkan. Bahkan ada ancaman jika saya tidak keluar hari itu juga, anak-anak mereka akan ditarik dari sekolah,” ungkapnya.

Meski merasa tidak bersalah, Rasul menyatakan menerima keputusan itu dengan ikhlas.

“Saya dan keluarga ikhlas menerima. Mungkin ini yang terbaik. Saya ambil hikmahnya saja,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Arifin, saat dikonfirmasi News9.id terkait dugaan kolusi dan pemecatan guru, dirinya memberikan jawaban singkat, “Tidak benar,” tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB