Warga Batuputih Desak Bupati Ganti Pj Kepala Desa, Transparansi APBDes Jadi Sorotan

- Editorial Team

Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Sejumlah masyarakat yang menyatakan sikap tegas untuk mendesak Bupati mengganti Penjabat (Pj) Kepala Desa Batuputih, Mohammad Syafei. @by_News9.id

FOTO: Sejumlah masyarakat yang menyatakan sikap tegas untuk mendesak Bupati mengganti Penjabat (Pj) Kepala Desa Batuputih, Mohammad Syafei. @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Polemik mengenai transparansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Batuputih, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum juga menemui titik terang.

Padahal, berbagai audiensi telah dilakukan oleh masyarakat sejak awal tahun.

Puncaknya terjadi pada Selasa, 27 Mei 2025, ketika seluruh elemen masyarakat menyatakan sikap tegas untuk mendesak Bupati mengganti Penjabat (Pj) Kepala Desa Batuputih, Mohammad Syafei.

Desakan tersebut tidak hanya datang dari tokoh masyarakat dan tokoh agama, tapi juga dari pemuda, Karang Taruna, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga aparat desa sendiri.

Mereka menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Pj Kepala Desa yang dinilai tidak transparan dan tidak aktif membangun desa.

“Seluruh masyarakat bersepakat untuk mendesak Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, agar segera mengambil langkah tegas dengan mengganti Pj Kepala Desa Batuputih yang kami nilai tidak bertanggung jawab,” ujar Syafi’ie, perwakilan Karang Taruna Batuputih.

Menurut Syafi’ie, berbagai pembangunan di desa terindikasi tidak jelas penganggarannya.

Baca Juga:  Gambaran Konsep Maha Raya Festival Sumenep 2026

Ia menyebutkan beberapa persoalan utama yang menjadi perhatian masyarakat, seperti proyek pipanisasi dan drainase yang tidak dilengkapi prasasti, program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang tidak terlaksana, serta pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang tidak kunjung terealisasi.

“Kami bahkan hanya menerima Rp 3 juta dari anggaran Karang Taruna sebesar Rp 10 juta. Ini bukti nyata bahwa transparansi anggaran tidak berjalan,” tegas Syafi’ie.

Senada dengan itu, Andianto, mahasiswa asal Desa Batuputih yang sedang menempuh studi di Sumenep, menyatakan akan melanjutkan aksi dengan menggelar audiensi langsung ke Bupati bersama rekan-rekan mahasiswa lainnya.

“Bupati Fauzi harus turun tangan untuk mengatasi masalah ini. Ini bukan hanya soal anggaran, tapi soal masa depan pemerintahan dan pembangunan desa,” ujar Andi.

Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Wiraraja Madura itu bahkan menyatakan siap melakukan aksi lebih besar jika Bupati tidak merespons tuntutan warga.

“Jika melalui tangan Bupati pun masalah ini belum terselesaikan, maka gerakan kami akan terus berlanjut sampai Pj Kepala Desa Batuputih diganti,” tegasnya.

Dari hasil rapat masyarakat pada Senin malam, 26 Mei 2025, sejumlah pertanyaan seputar APBDes 2024 tetap tidak menemukan jawaban yang jelas.

Baca Juga:  Sinergi Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Jeruk Pastikan Pengembalian Logistik Pilkada Aman

Adapun alasan desakan penggantian Pj Kepala Desa Batuputih antara lain:

1. Kurangnya transparansi pengelolaan APBDes.

2. Ketidakhadiran dan tidak aktifnya Pj Kepala Desa.

3. Pipanisasi Batuputih Atas yang tidak jelas anggarannya.

Baca Juga:  Anggota Polsek Sekaran Patroli Ketahanan Pangan Dengan Cek Langsung ke Lahan Petani

4. Proyek drainase tanpa prasasti sebagai bentuk pertanggungjawaban.

5. Proyek MWK yang belum selesai dan tidak jelas kelanjutannya.

6. Tidak adanya laporan penggunaan anggaran PHBI.

7. Anggaran Karang Taruna yang hanya dicairkan Rp 3 juta dari Rp 10 juta.

8. Program PKTD dan TPT yang tidak terlaksana.

Masyarakat Batuputih kini menanti langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk menyelesaikan krisis kepercayaan ini demi menjaga integritas dan kelangsungan pembangunan desa mereka.

Sementara itu, saat dikonfirmasi News9.id melalui WhatsAppnya, Pj Kades Batuputih hingga kini belum memberikan keterangan pasti meski pesan terlihat centang dua tanda sudah dibaca. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB