Gerakan Tanam Pohon di Lumajang Didorong Jadi Budaya Kolektif

- Editorial Team

Senin, 7 Juli 2025 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Dokumentasi DLH Kabupaten Lumajang. @by_News9.id

FOTO: Dokumentasi DLH Kabupaten Lumajang. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang secara terbuka mengajak dan memfasilitasi masyarakat, komunitas, hingga lembaga untuk berkolaborasi dalam kegiatan penanaman pohon sebagai upaya nyata memperluas tutupan lahan dan menjaga keberlanjutan ruang terbuka hijau (RTH).

DLH bahkan menegaskan kesediaannya membantu penyediaan bibit pohon, sesuai ketersediaan jenis dan jumlah, bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam aksi pelestarian lingkungan.

“Semakin banyak pihak yang terlibat dalam gerakan menanam, maka semakin cepat kita memenuhi target tutupan lahan yang ideal, sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup kita bersama,” ujar Kepala DLH Kabupaten Lumajang, Hertutik saat dikonfirmasi, Senin (7/7/2025).

Menurutnya, gerakan penghijauan yang berbasis kolaborasi ini bukan hanya penting secara ekologis, tetapi juga menjadi medium memperkuat semangat gotong royong antarwarga dan membangun kesadaran bersama terhadap masa depan bumi.

Baca Juga:  31 Prolegda 2026 Disahkan, DPRD Sumenep Kejar Target di Tengah Tumpukan Raperda Lama

Lebih lanjut, Hertutik menilai bahwa kesadaran masyarakat Lumajang terhadap isu lingkungan kini semakin tumbuh.

Hal itu menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mewujudkan Lumajang yang hijau, bersih, dan adaptif terhadap perubahan iklim.

Baca Juga:  Hukum Tumpul Dipolres Sumenep: Mafia BBM Sedot Solar Subsidi di SPBU 54.694.08 Milik BUMD Sumenep

DLH Lumajang mendorong semua elemen mulai dari individu, sekolah, komunitas, organisasi pemuda, hingga lembaga keagamaan untuk memanfaatkan peluang kolaborasi tersebut.

Selain berdampak pada peningkatan kualitas udara dan penataan ekosistem lokal, kegiatan ini juga membangun kesadaran lintas generasi bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Baca Juga:  Bersihkan Akses Jalan Pertanian, Aksi Nyata Warga dan Babinsa Posramil 24 Siliragung

Dengan strategi partisipatif dan inklusif ini, DLH Lumajang tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan.

“Harapannya, inisiatif lokal ini dapat menjadi inspirasi kolektif menuju Indonesia yang lebih hijau dan tangguh di masa depan,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Rabu, 30 September 2026 - 17:05 WIB

Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Berita Terbaru

FOTO: Veda Ega Pratama finis posisi 11 di Moto3 Jepang 2026 setelah memulai balapan dari urutan 18. @by_News9.id

OLAHRAGA

Veda Ega Finis ke-11 di Moto3 Jepang, Raih Lima Poin

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:07 WIB