Paskibraka Adalah Cermin Semangat Bangsa Merupakan Simbol Kedisiplinan

- Editorial Team

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bupati Lumajang bersama Paskibraka 2025. @by_News9.id

FOTO: Bupati Lumajang bersama Paskibraka 2025. @by_News9.id

LUMAJANG, NEWS9 – Digelar di halaman belakang Pendopo Arya Wiraraja, malam keakraban Paskibraka kabupaten Lumajang 2025.

Tidak hanya menghadirkan kebersamaan, tetapi juga menjadi panggung pembelajaran kepemimpinan dan penguatan karakter bagi para pengibar bendera pusaka, Minggu (17/08/2025).

Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menegaskan bahwa Paskibraka adalah lebih dari sekadar pasukan pengibar bendera.

Mereka merupakan simbol kedisiplinan, ketenangan, dan keteguhan hati generasi muda Lumajang.

“Kalian adalah cermin dari semangat bangsa. Di pundak kalian, nilai disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air dipertaruhkan. Keberhasilan pengibaran bendera tidak hanya ditentukan oleh latihan fisik, tetapi juga oleh doa, fokus, dan kesiapan mental,” ujar Bunda Indah.

Menyinggung kasus pengibaran bendera terbalik di salah satu daerah yang sempat viral, Bunda Indah menegaskan bahwa kejadian tersebut harus menjadi pelajaran berharga.

“Kesalahan bisa terjadi, tetapi yang paling penting adalah bagaimana kita menyiapkan diri agar kehormatan bangsa tidak terciderai. Paskibraka bukan sekadar pasukan upacara, melainkan kader masa depan bangsa yang ditempa melalui disiplin, kebersamaan, dan tanggung jawab,” ungkap Bunda Indah.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, menyampaikan apresiasi yang sama. Menurutnya, dedikasi 75 anggota Paskibraka 2025 menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Lumajang memiliki daya juang yang tinggi.

“Energi positif mereka adalah modal penting untuk membangun bangsa ke depan. Dari lapangan ini, akan lahir pemimpin masa depan,” tegas Yudha.

Malam keakraban juga menjadi ruang refleksi.

Baca Juga:  Jemaah Haji dan Umrah Kini Lebih Mudah Tukar Riyal di BPRS Bhakti Sumekar

Para Paskibraka merenungkan perjalanan panjang sejak proses seleksi, pelatihan keras, hingga momen mengibarkan bendera pada upacara HUT ke-80 RI.

Suasana penuh haru ketika para anggota menyadari bahwa tugas mereka bukan hanya untuk satu hari, melainkan akan menjadi bekal karakter dalam kehidupan mereka selanjutnya.

Baca Juga:  Dandim 0821 Lumajang Hadiri Latihan Menembak Senjata Berat Terintegrasi Pussenarhanud TA. 2024 

Acara juga diisi dengan dialog inspiratif bersama pimpinan daerah, doa bersama, dan kegiatan kebersamaan yang menekankan pentingnya solidaritas dan jiwa kepemimpinan kolektif.

Nilai itu penting untuk memastikan bahwa Paskibraka bukan hanya berkumpul di momen 17 Agustus, melainkan tetap menjadi motor penggerak di lingkungan sekolah, keluarga, hingga masyarakat.

Baca Juga:  AMPAS dan PT Garam Perkuat Sinergi, Target Swasembada Garam 2027

Bagi pemerintah daerah, Paskibraka bukan hanya pasukan simbolik, tetapi juga aset pembangunan manusia.

Melalui pembinaan berkelanjutan, mereka diharapkan tumbuh menjadi generasi emas Lumajang yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar nasionalisme.

“Paskibraka adalah cikal bakal pemimpin bangsa. Kami tidak ingin semangat mereka berhenti setelah upacara, tetapi terus tumbuh dalam setiap langkah hidup mereka,” pungkas Bunda Indah.

Malam keakraban itu pun menjadi penegasan: kemerdekaan tidak hanya dirayakan dengan simbol, tetapi juga dengan komitmen.

Paskibraka Lumajang 2025 menjadi saksi bahwa generasi muda siap menjaga, merawat, dan meneruskan nilai kebangsaan dengan disiplin, prestasi, dan pengabdian nyata. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Berita Terbaru

FOTO: Lokasi Proses Exekusi tanah. @by_News9.id

PERISTIWA

Proses Eksekusi Tanah di Paiton Diwarnai Penolakan

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:34 WIB

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB