Ormas MADAS Sampang Siapkan Posko Aduan Program Makan Bergizi Gratis

- Editorial Team

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ketua DPC MADAS Sampang bersama anggota pimpinan DPAC di salah satu rumah makan jln trunojoyo. Sabtu, (30/8). @by_News9.id

FOTO: Ketua DPC MADAS Sampang bersama anggota pimpinan DPAC di salah satu rumah makan jln trunojoyo. Sabtu, (30/8). @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah mulai memantik sorotan di Kabupaten Sampang, Madura.

Dewan Pimpinan Cabang Madura Asli (MADAS) menyatakan bakal membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menemukan kejanggalan dalam pelaksanaannya.

Keputusan tersebut mencuat dalam rapat internal DPC MADAS Sampang yang digelar di sebuah rumah makan di Jalan Trunojoyo, Sabtu, (30/8).

Hadir dalam forum itu, Pembina MADAS Muis, Ketua DPC Umar Faruk, serta sejumlah pengurus dan aktivis dari perwakilan PAC.

Baca Juga:  Korban Pelecehan Seksual di UNIBA Madura Angkat Suara: "Saya Hanya Ingin Keadilan"

Umar Faruk menjelaskan, implementasi program MBG di Sampang baru dimulai sejak 10 Juni lalu.

Sejak itu, sejumlah Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG) atau dapur umum mulai bermunculan dan diresmikan di beberapa kecamatan.

“Namun jumlah SPPG yang ada masih jauh dari kebutuhan masyarakat. Kami memperkirakan akan terus bertambah, tapi sejauh ini belum bisa mengakomodasi semua,” kata Umar.

Ia menambahkan, belakangan muncul keluhan masyarakat yang tersebar lewat unggahan foto maupun video di media sosial.

“Artinya, publik merasakan ada kejanggalan, tapi belum banyak yang berani menyuarakannya secara terbuka,” ujarnya.

Untuk itu, DPC MADAS Sampang berencana mendirikan posko pengaduan di tingkat kabupaten hingga kecamatan.

Baca Juga:  Masyarakat Antusias Sambut Program Sayur Mayur Kamtibmas Polresta Banyuwangi

Menurut Umar, posko ini akan menjadi jembatan antara aspirasi warga dengan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan program MBG.

“Kami masih mematangkan konsep, teknis, hingga alur protap posko pengaduan. Prinsipnya, kami ingin masyarakat punya ruang aman untuk menyampaikan keluhan,” tegasnya.

Program MBG yang diluncurkan pemerintah pusat bertujuan memperkuat gizi anak sekolah dan masyarakat kurang mampu.

Baca Juga:  Kepala Bea Cukai Madura Diduga Legitimasi Upeti, Cederai Agenda Presiden

Namun, jika tidak diawasi ketat, potensi penyimpangan dan pelaksanaan yang setengah hati bisa menggerus manfaat yang seharusnya diterima warga.

Kehadiran posko aduan dari masyarakat sipil seperti MADAS dapat menjadi instrumen kontrol agar program tidak sekadar seremonial. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat
IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal
Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah
Sinergi Polsek, Koramil dan Linmas Kawal Pawai Budaya HUT ke-81 Desa Taman Sari
Khirata Foundation Gelar Kenduri Manis, Bentengi Anak dari Narkoba
Ponsel Anggota Polresta Sumenep Mendadak Disisir Propam
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WIB

Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 09:37 WIB

Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN

Rabu, 16 September 2026 - 15:55 WIB

Bahana Bersahaja Hadir di Desa Bener, Pelayanan Publik Didekatkan kepada Masyarakat

Rabu, 16 September 2026 - 15:46 WIB

IWB Dorong Evaluasi Sound Horeg, Usulkan Pawai Kemerdekaan Kembali Berbasis Budaya Lokal

Minggu, 13 September 2026 - 22:58 WIB

Musda XI RAPI Jawa Timur Digelar di Tretes, Aep Saepudin JZ13JVX Terpilih sebagai Ketua Daerah

Berita Terbaru