Dugaan Perselingkuhan ASN Bidan di Sampang, Dinkes Tarik yang Bersangkutan untuk Jaga Kondusivitas

- Editorial Team

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: UPT Puskesmas Tambelangan Sampang, @by_News9.id

FOTO: UPT Puskesmas Tambelangan Sampang, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Dugaan pelanggaran etika kembali menyeret aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sampang.

Seorang bidan berinisial IN, yang bertugas di Puskesmas Tambelangan, ditarik dari tempat tugasnya menyusul dugaan perselingkuhan dengan seorang pria berinisial SY.

Kasus tersebut kini ditangani Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Sampang.

Peristiwa yang memicu polemik tersebut terjadi pada (30/12), ketika IN dan SY digerebek oleh suami sah IN di sebuah rumah di Perumahan Safira Pangongsean, Kecamatan Torjun.

Informasi itu kemudian dilaporkan ke pimpinan Puskesmas dan berujung pada pemeriksaan internal.

Kepala Puskesmas Tambelangan, Bustanul Arifin, membenarkan bahwa IN merupakan ASN di unit kerjanya.

Baca Juga:  BLTS Kesra Bermasalah, DPRD Sumenep Bongkar Dugaan Data Gelap dan Pembiaran Dinsos

Ia menyatakan baru mengetahui dugaan tersebut setelah menerima laporan penggerebekan.

“Yang bersangkutan sudah kami panggil untuk klarifikasi. Kami juga melakukan pembinaan dan melaporkannya ke dinas,” kata Bustanul, saat di konfirmasi News9.id Rabu, (14/1).

Menurut Bustanul, setelah proses pembinaan internal, pihak puskesmas tidak lagi menangani kasus tersebut.

Sejak (9/1), IN resmi ditarik dari Puskesmas Tambelangan dan ditempatkan sementara di Dinkes dan KB Sampang.

Langkah ini, kata dia, diambil untuk menjaga stabilitas layanan kesehatan dan menunggu proses lanjutan sesuai aturan kepegawaian.

Dalam klarifikasi awal, Bustanul menyebut IN membantah adanya hubungan khusus dengan SY.

Baca Juga:  Air Mati, Rakyat Menjerit: Warga Kertasada Ancam Kepung PDAM Sumenep

IN mengaku hanya menjalin pertemanan yang telah berlangsung sekitar dua hingga tiga tahun, dengan intensitas kedekatan selama tujuh bulan terakhir.

“Pengakuannya hanya teman dekat,” ujarnya.

Keterangan serupa disampaikan Amir Firdaus Sudja’i, Kepala Sub Bagian Umum Dinkes dan KB Sampang.

Ia membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan melakukan pembinaan awal terhadap IN.

Namun Amir menegaskan, proses penanganan masih berada pada tahap awal.

“Penanganan kasus ASN memiliki tahapan panjang. Untuk sementara, yang bersangkutan kami tarik ke Dinkes agar situasi tetap kondusif,” kata Amir, seperti dikutip mediajatim.

Ia menambahkan, keputusan lanjutan masih menunggu arahan Kepala Dinkes dan KB Sampang yang belum bisa ditemui karena agenda dinas.

Baca Juga:  Beras Murah Dibeli ASN, Kami Sakit Hati

Amir juga menyebut, dalam pemeriksaan sementara di tingkat dinas, IN kembali membantah dugaan perselingkuhan dan menyatakan hubungannya dengan SY sebatas pertemanan.

Hingga berita ini diturunkan, Media ini belum memperoleh keterangan langsung dari IN.

Kasus ini menambah daftar persoalan etika yang melibatkan ASN, sekaligus menyoroti pentingnya transparansi dan ketegasan institusi dalam menangani dugaan pelanggaran moral, terutama bagi aparatur yang bekerja di sektor pelayanan publik. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru