Jenazah Bocah Korban Tenggelam di Camplong Ditemukan, Operasi SAR Ditutup

- Penulis

Minggu, 22 Februari 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Tim SAR gabungan saat mengangkat jenazah korban yang tenggelam di aliran Sungai Tambaan, @by_News9.id

FOTO: Tim SAR gabungan saat mengangkat jenazah korban yang tenggelam di aliran Sungai Tambaan, @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah Miftah (8), korban tenggelam di aliran Sungai Tambaan, Dusun Gajam, Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, pada Minggu (22/2) pagi.

Dengan ditemukannya korban di bawah Jembatan Camplong sekitar pukul 06.25 WIB, operasi pencarian resmi ditutup.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sampang, Mohammad Hozin, memastikan proses pencarian berjalan sesuai prosedur dan melibatkan lintas instansi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada hari kedua operasi SAR, tepatnya Minggu pukul 06.25 WIB, jenazah korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan di bawah Jembatan Camplong. Setelah dilakukan evakuasi, jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga dan operasi dinyatakan resmi ditutup,” ujar Moh Hozin saat dikonfirmasi.

Peristiwa nahas itu bermula ketika tiga anak bermain dan mandi di aliran Sungai Tambaan pada Sabtu (21/2) sore, usai waktu Asar.

Baca Juga:  Ketua GNPK Sumenep Diduga Diracuni

Ketiganya yakni Miftah (8), Hasan Basri (10), dan Amin (10).

Seorang warga bernama Paedi menemukan Hasan Basri dalam kondisi lemas di area plengsengan sungai.

Setelah dilakukan penanganan awal, diketahui bahwa sebelumnya ada tiga anak yang bermain di lokasi tersebut.

Berdasarkan keterangan dua korban selamat, Miftah diduga tenggelam dan terseret arus. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian oleh tim gabungan sejak hari pertama kejadian.

“Dari keterangan korban yang selamat, satu anak atas nama Miftah tidak terlihat di permukaan. Tim langsung melakukan penyisiran di sekitar titik awal diduga tenggelam hingga radius beberapa kilometer mengikuti arus sungai,” jelas Hozin.

Adapun data korban sebagai berikut:

  1. Miftah (8): Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
  2. Hasan Basri (10): Selamat dan dalam perawatan.
  3. Amin (10): Selamat.
Baca Juga:  P3NA Minta Pemkab Lumajang Segera Tindak Gula Jawa Prosesan

Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Sampang, Basarnas Pos SAR Sumenep, Sat Polairud Polres Sampang, Polsek Camplong, serta masyarakat setempat.

Saat proses pencarian berlangsung, cuaca di wilayah Kabupaten Sampang terpantau mendung. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghambat jalannya operasi.

Baca Juga:  UNIBA Madura: Dugaan Penyalahgunaan Dana Seragam dan Pendaftaran Mencuat

Menurut Hozin, koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam percepatan pencarian korban.

“Kami mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dan masyarakat yang turut membantu. Sinergi ini penting dalam setiap operasi kedaruratan,” tegasnya.

BPBD Kabupaten Sampang mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai, terlebih saat kondisi cuaca tidak menentu.

“Kami mengingatkan agar anak-anak tidak bermain di sungai tanpa pengawasan orang dewasa. Faktor arus dan kedalaman sungai seringkali sulit diprediksi,” pungkas Moh Hozin. ***

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Mahyuni, pemilik pohon, bersama keluarga saat mendatangi Polresta Sumenep. @by_News9.id

HUKUM & KRIMINAL

Program Lisdes di Batang-Batang Daya Berujung Laporan Polisi

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:45 WIB

FOTO: Wakil Bupati Sumenep KH. Imam Hasyim, SH, MH. @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 Disepakati

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:11 WIB