KKP Bangun Kampung Nelayan Merah Putih di Batang-Batang

- Editorial Team

Jumat, 6 Maret 2026 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wonsojudo, @by_News9.id

FOTO: Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, bersama Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wonsojudo, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.

Program tersebut digulirkan sebagai langkah konkret memperkuat ekonomi masyarakat pesisir sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa program KNMP dirancang untuk mendorong peningkatan produktivitas dan nilai ekonomi hasil tangkapan nelayan.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan produktivitas nelayan di Kabupaten Sumenep,” ujar Trenggono di sela kunjungannya ke Desa Dapenda, pada Selasa (3/3).

KNMP di Desa Dapenda tidak hanya berfokus pada aktivitas penangkapan ikan. Program itu juga diarahkan untuk memperkuat rantai ekonomi nelayan mulai dari pengolahan hingga pemasaran hasil tangkapan.

Baca Juga:  ABK KMP Putra Leo Bahari Ditemukan Tewas di Perairan Raas

Di kawasan tersebut, pemerintah membangun sejumlah fasilitas pendukung, di antaranya pabrik es portabel, kios pemasaran ikan, bengkel nelayan, serta berbagai sarana lain yang ditujukan untuk meningkatkan daya saing produk perikanan lokal.

“Ikan yang kualitasnya terjaga tentu berdampak pada harga jual. Dengan dukungan fasilitas ini, mutu hasil tangkapan bisa tetap terjaga sehingga ekonomi nelayan ikut meningkat,” jelasnya.

Trenggono juga mengungkapkan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo untuk mengkaji kemungkinan penambahan lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah lain.

Baca Juga:  Kabag SDA Sumenep Ungkap Fakta Mengejutkan: Hanya Satu Tambang Miliki Ijin Eksplorasi, Sisanya Ilegal

Menurutnya, sebagai daerah kepulauan, Sumenep memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, baik dari sektor tangkap maupun budidaya.

“Daerah kepulauan seperti Sumenep memiliki sumber daya perikanan yang melimpah. Potensi ini harus didukung infrastruktur yang memadai, salah satunya melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih,” tegasnya.

Desa Dapenda sendiri dihuni sekitar 1.893 kepala keluarga (KK), dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan.

Baca Juga:  Dandim 0821/Lumajang Hadiri Pisah Sambut Kapolres Lumajang: Momentum Sinergi Forkopimda

Bahkan, tercatat sedikitnya 31 perahu tradisional milik nelayan setempat yang digunakan untuk melaut.

Salah seorang nelayan Desa Dapenda, Suryanto, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut, khususnya dengan hadirnya fasilitas pabrik es yang sangat membantu aktivitas nelayan.

“Program ini sangat bagus bagi masyarakat. Sekarang mengambil es lebih dekat, jadi nelayan bisa lebih hemat waktu dan biaya saat melaut,” ungkapnya dikutip. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027
Pesan Wartawan Senior Ibnu Hajar di Forum PWRI Sumenep
Siswi SMP Integral Luqman Al-Hakim Sumenep Borong 5 Medali di Kompetisi Nasional
Kejati Jatim Beri Penghargaan Kepada PKN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:22 WIB

BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:27 WIB

AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera

Rabu, 30 September 2026 - 18:42 WIB

Hosnan Targetkan AMP Sapudi dan Jalan Beton Raas Mulai 2027

Berita Terbaru

FOTO: Sulaisi Abdurrazaq, S.H.I., M.I.P., selaku kuasa hukum Mahyuni. @by_News9.id

HUKRIM

Kasus Pohon Siwalan, Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka

Sabtu, 10 Okt 2026 - 12:51 WIB

FOTO: Kepala Puskesmas Robatal, Benny Irawan, saat digiring ke Polres Sampang. @by_News9.id

Headline

Kapus Robatal Digiring ke Polres Sampang Usai Penggerebekan

Kamis, 8 Okt 2026 - 20:06 WIB