Komisi II DPRD Probolinggo Dorong Pendataan Gudang Tembakau untuk Amankan Serapan Panen Petani

- Editorial Team

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo,  dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pelaku usaha. @by_News9.id

FOTO: Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pelaku usaha. @by_News9.id

PROBOLINGGO, NEWS9 – Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo meminta pemerintah daerah segera mendata seluruh gudang tembakau yang belum masuk dalam basis data resmi.

Langkah itu dinilai penting untuk memastikan hasil panen tembakau petani terserap pasar pada musim panen tahun ini.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Probolinggo, Reno Handoyo, mengatakan kebutuhan pendataan tersebut mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pelaku usaha dan pemilik gudang tembakau, Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut Reno, baru lima gudang besar yang hadir dalam pertemuan tersebut dan menyatakan kesanggupan menyerap hasil panen petani. Total kapasitas penyerapan yang disampaikan berkisar 9.000 hingga 10.000 ton.

“Dari lima gudang yang hadir, total kesanggupan serapannya baru menyentuh angka 9.000 sampai 10.000 ton,” kata Reno.

Di sisi lain, luas tanam tembakau di Kabupaten Probolinggo pada musim ini mencapai lebih dari 12.000 hektare yang tersebar di 14 kecamatan.

Baca Juga:  Dugaan Konspirasi Pemecatan Guru Agama Rasul Terkait Proyek BSPS di Torjek

Dengan proyeksi produksi sekitar 18.000 ton, masih terdapat potensi hasil panen sekitar 7.000 hingga 8.000 ton yang belum memiliki kepastian pasar.

“Masih ada pekerjaan rumah untuk mencarikan jalur serapan bagi sisa 7.000 sampai 8.000 ton tembakau petani,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Komisi II mendorong dinas terkait menerapkan pola jemput bola dengan mendatangi gudang-gudang tembakau yang belum terdata, termasuk yang belum memiliki izin usaha.

Baca Juga:  Pelarian Berakhir, Tersangka Utama Kasus Pembunuhan di Sampang Berhasil Diamankan

Namun, Reno menegaskan pendekatan itu harus dilakukan secara persuasif. Selain pendataan, pemerintah juga diminta memberikan pembinaan dan memfasilitasi proses perizinan agar seluruh gudang dapat masuk ke dalam sistem administrasi resmi.

“Gudang yang belum terdata harus didatangi, diberikan pembinaan, lalu dibantu proses perizinannya agar seluruhnya masuk dalam data resmi pemerintah,” katanya.

Ia menilai data yang lengkap mengenai jumlah gudang dan kapasitas serapan akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan tata niaga tembakau sekaligus mengantisipasi persoalan pemasaran pada musim panen berikutnya.

Baca Juga:  Bunda Indah Ajak Jamaah Pengajian Citrodiwangsan Berpartisipasi dalam Pilkada Lumajang

Dengan seluruh gudang terpetakan, pemerintah akan lebih mudah menghitung kapasitas serapan secara menyeluruh dan menyusun langkah antisipatif apabila produksi tembakau kembali meningkat pada tahun-tahun mendatang. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
AMBB Dukung Gagasan Nazali Lempo: Hukum Tegak, Nelayan Sejahtera
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:45 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB