Ketua LSM GMBI Distrik Madiun Raya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas, Tegaskan Tolak Provokasi Jelang Momentum Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

- Editorial Team

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Bambang Sugeng Widodo, Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Madiun Raya, @by_News9.id

FOTO: Bambang Sugeng Widodo, Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Madiun Raya, @by_News9.id

MADIUN, NEWS9 – Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Madiun Raya, Bambang Sugeng Widodo, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah Madiun Raya dalam momentum dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pernyataan tersebut disampaikan Bambang saat dikonfirmasi awak media pada Minggu (18/10/2026). Ia menilai momentum evaluasi perjalanan pemerintahan perlu disikapi secara dewasa, objektif, dan konstruktif dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta persatuan bangsa.

Dalam keterangannya, Bambang menyampaikan bahwa sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), pemeriksaan kesehatan gratis, penguatan ketahanan pangan, serta perhatian terhadap sektor pertanian, buruh, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), merupakan program yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Di tingkat akar rumput, kami berharap program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat kecil dapat terus dilanjutkan, diperkuat, dan diperluas jangkauannya hingga pelosok desa, khususnya di wilayah Madiun Raya,” ujarnya.

Menurut Bambang, keberlanjutan program pemerintah perlu diiringi dengan evaluasi yang terukur, pengawasan pelaksanaan, serta pemerataan manfaat agar kebijakan yang telah dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  LBH FORpKOT Sumenep Menilai Inspektorat Gagal Fungsi, Ini Alasan Utamanya

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ekonomi desa, serta penciptaan lapangan kerja bagi generasi muda.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari pelaksanaan program, tetapi juga dari dampak yang dirasakan masyarakat secara langsung.

Pada kesempatan yang sama, Bambang menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk provokasi dan ajakan aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan peringatan dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran di wilayah Kabupaten Madiun.

Ia mengingatkan agar momentum evaluasi pemerintahan tidak dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi bohong atau hoaks, menghasut masyarakat, maupun mendorong tindakan anarkis yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Kami menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Jika terdapat kritik maupun ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah, sampaikanlah secara santun, berbasis data, dan melalui mekanisme yang konstitusional,” tegasnya.

Bambang menilai kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, penyampaian aspirasi hendaknya tetap mengedepankan tanggung jawab, penghormatan terhadap hukum, serta kepentingan masyarakat luas.

Baca Juga:  Subsidi Negara Dikuasai Mafia BBM, SPBU 54.694.11 Kalianget Sedot Solar Milik Oknum Wartawan

Sikap menolak provokasi, menurutnya, tidak berarti menutup ruang kritik terhadap pemerintah. Sebaliknya, kritik yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas kebijakan publik.

Lebih lanjut, Bambang mengajak tokoh agama, tokoh pemuda, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh lapisan masyarakat di Kota dan Kabupaten Madiun untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan sosial.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar melalui media sosial. Menurutnya, sikap kritis dalam menerima informasi merupakan salah satu kunci untuk mencegah kesalahpahaman dan konflik di tengah masyarakat.

“Mari kita jaga Madiun agar tetap adem, ayem, dan tentrem. Kita kawal pembangunan, kita awasi pelaksanaannya, dan kita dukung setiap upaya pemerintah yang benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat,” ungkap Bambang.

Ia menambahkan, menjaga kondusivitas wilayah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab aparat keamanan, melainkan juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.

Baca Juga:  TIHT 2026 Naik, Bupati Sumenep Perkuat Sinergi Petani dan Industri Rokok

Dengan komunikasi yang baik, keterbukaan terhadap kritik, serta komitmen bersama dalam menjaga persatuan, pembangunan daerah diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa mengabaikan aspirasi masyarakat.

Pernyataan Ketua LSM GMBI Distrik Madiun Raya tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara dukungan terhadap program pemerintah, pengawasan terhadap pelaksanaannya, dan pemeliharaan stabilitas sosial.

Dukungan terhadap pemerintahan yang sah perlu berjalan beriringan dengan sikap kritis dan pengawasan publik.

Dengan demikian, partisipasi masyarakat tidak hanya berorientasi pada terciptanya situasi yang aman, tetapi juga mendorong transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kesejahteraan rakyat.

Bambang berharap momentum dua tahun kepemimpinan nasional dapat menjadi ruang refleksi bersama untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, serta berorientasi pada kepentingan bangsa.

“Persatuan harus kita jaga, pembangunan harus kita kawal, dan kepentingan rakyat harus tetap menjadi prioritas. Mari bersama-sama mewujudkan Madiun yang aman, damai, dan sejahtera demi Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Penulis : GN

Editor : Seno CS

Sumber Berita: https://News9.id

Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil UKW di Surabaya, 29 Wartawan Raih Predikat Kompeten
Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026
IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Ketua LSM GMBI Distrik Madiun Raya Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas, Tegaskan Tolak Provokasi Jelang Momentum Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:45 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi

Berita Terbaru

FOTO: Organisasi Taruna Muda Desa Pamolokan, dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2. @by_News9.8d

SOSIAL BUDAYA

Rokat Kampong Warnai HUT ke-2 Taruna Muda Pamolokan

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:53 WIB