Pasar Swasta Labeng Duek Bikin Lumpuh Aktivitas Warga Batuputih

- Editorial Team

Jumat, 23 Januari 2026 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Kondiso jalan raya yang carut-marut pengelolaannya di Pasar Labeng Duek, Desa Denggeden, Kecamatan Batuputih, @by_News9.id

FOTO: Kondiso jalan raya yang carut-marut pengelolaannya di Pasar Labeng Duek, Desa Denggeden, Kecamatan Batuputih, @by_News9.id

SUMENEP, NEWS9 – Carut-marut pengelolaan Pasar Labeng Duek di Desa Gedang-Gedang, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kian meresahkan masyarakat.

Pasar yang diklaim sebagai milik pribadi itu justru menjelma menjadi sumber kekacauan lalu lintas dan gangguan ketertiban umum yang dibiarkan berlarut-larut.

Moh. Aziz, salah satu warga setempat, menegaskan bahwa Pasar Labeng Duek bukanlah pasar milik pemerintah daerah, melainkan pasar swasta yang berdiri di atas lahan pribadi dengan luas terbatas.

Selain itu, keterbatasan lahan itu tak membuat pengelola berpikir tertib. Jalan raya milik pemerintah justru disulap menjadi area parkir liar, menyebabkan kemacetan total hingga hampir satu jam.

“Kalau memang ini pasar pribadi, jangan seenaknya memakai jalan umum sebagai parkiran mobil pick up dan sepeda motor. Itu jalan negara, bukan halaman pasar,” tegas Aziz, Jumat (23/1/2026).

Menurutnya, kemacetan parah hampir selalu terjadi setiap hari Selasa dan Jumat.

Baca Juga:  Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana Desa Lebeng Timur Dipertanyakan

Puluhan kendaraan roda empat dan roda dua memadati badan jalan, menghambat pengendara dan warga yang hendak beraktivitas kerja.

Bahkan, kata dia, saat warga menegur, respons pengelola justru arogan.

“Ketika parkir di jalan umum ditegur, malah dibentak. Alasannya ini pasar swasta, bukan pasar pemerintah. Lalu apa artinya, seenaknya mencaplok jalan raya yang jelas-jelas milik publik,” ujarnya geram.

Tak hanya soal parkir, persoalan lain yang memantik kemarahan warga adalah pungutan karcis pasar yang disebut-sebut masuk ke kantong pribadi pengelola.

Baca Juga:  Dugaan Pemotongan Dana KIP Kuliah di UNIBA Madura, Orang Tua dan Mahasiswa Resah

Sementara itu, pengaturan parkir amburadul tanpa sistem dan tanpa pengawasan, memperparah kondisi lalu lintas di jalur tersebut.

“Kalau cuma punya lahan buat pasar, ya cukup pasar saja. Tapi parkir kendaraan tidak disiapkan. Akibatnya jalan raya dihadang puluhan mobil pick up dan motor. Ini jelas pelanggaran ketertiban umum,” tambah Aziz.

Warga bahkan menilai keberadaan Pasar Labeng Duek lebih banyak mudarat daripada manfaat.

Aktivitas masyarakat terganggu, waktu terbuang di jalan, dan risiko kecelakaan meningkat.

Baca Juga:  ASN Sampang Aniaya Kurir JNT Gara-gara Paket Tak Sesuai, Terancam Pasal Berlapis

Mereka pun mendesak agar pasar tersebut ditutup jika tak mampu dikelola secara tertib dan bertanggung jawab.

“Lebih baik ditutup saja kalau hanya menyusahkan masyarakat yang ingin bekerja,” tegasnya.

Yang lebih disesalkan, Pemerintah Kabupaten Sumenep dinilai terus menghindar dari persoalan tersebut.

Meski pasar tersebut bukan milik pemerintah, warga menilai pemerintah tetap punya tanggung jawab menjaga ketertiban umum.

“Walaupun pasar itu swasta, pemerintah seharusnya hadir, memberi arahan, menertibkan. Bukan membiarkan jalan raya rusak fungsinya dan masyarakat jadi korban,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan tegas dari instansi terkait. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8
Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan
Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan
Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan
Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir
Jasad Wanita Muda Ditemukan Tanpa Busana Dikamar Gegerkan Warga
Penyelidikan Tuntas, Polisi Sebut Kematian Pemuda di Probolinggo Bukan Tindak Pidana
Misteri Tewasnya Lima Peserta Latsarmil SPPI, Kemenhan-Kemenkes Turun Tangan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 03:40 WIB

Ari Adriyansah Asal Sampang Lolos ke Babak Berikutnya D’Academy 8

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:08 WIB

Pelayanan UPT Disdukcapil Masalembu Dinilai Amburadul, Bupati Sumenep Diminta Turun Tangan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:32 WIB

Alih Fungsi Lahan Masyarakat Desa Bayu Tanam Pisang di Tengah Jalan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:54 WIB

Dua Pemuda Tambelangan Lolos DA8 Indosiar, Klinik Bunda Maharani Kirim Dukungan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 12:18 WIB

Sahwan dari Sampang Melaju ke 50 Besar D’Academy 8, Dukungan Masyarakat Madura Mengalir

Berita Terbaru

FOTO: Keluarga korban aksi pembunuhan yang dilakukan karena sakit hati. @by_News9.id

HUKRIM

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Senin, 21 Sep 2026 - 14:28 WIB

FOTO: Korban pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK). @by_News9.id

PERISTIWA

Warga Tambelangan Sampang Tewas Dibunuh OTK

Senin, 21 Sep 2026 - 09:06 WIB