BeritaDaerah

Ketika Warga di Sampang Mengambil Alih Peran Pemerintah 

265
×

Ketika Warga di Sampang Mengambil Alih Peran Pemerintah 

Sebarkan artikel ini
Ketika Warga di Sampang Mengambil Alih Peran Pemerintah
FOTO: Swadaya warga lewat gift siaran langsung TikTok. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Jalan desa di Dusun Creccet, dan Dusun Tobai, Desa Tobai Tengah dan Barat, Sokobanah, Sampang, Madura, Jawa Timur, yang rusak bertahun-tahun kini mulai diperbaiki.

Bukan dari anggaran negara, melainkan dana swadaya warga lewat gift siaran langsung TikTok.

Inisiatif ini lahir dari kekecewaan warga terhadap lambatnya respons pemerintah.

Mereka menggelar live streaming rutin tiga kali sehari, menampilkan proses perbaikan secara transparan untuk mengajak partisipasi warganet.

Hasilnya, sekitar 70 persen biaya pembangunan terkumpul dari gift TikTok, sisanya dari sumbangan sukarela tetangga.

Fenomena ini mencuri perhatian publik, sekaligus menyiratkan kritik pedas terhadap kewenangan pemerintah desa dan kabupaten yang seharusnya menangani infrastruktur dasar.

“Pembangunan ini murni swadaya warga dan hasil gift TikTok. Tidak ada bantuan dari pemerintah desa ataupun kabupaten,” tegas Nur Hasan Ali Tamam, kepada News9.id, Senin (9/2).

Tamam menambahkan detail rute jalan yang menjadi prioritas bagian timur di bangun pada januari lalu, sekarang bagian barat.

“Yang sudah selesai di bagian timur, sekarang kan di bagian barat. Saya bekerja dari Dusun Creccet, Desa Tobai Tengah, sambung ke Dusun Tobaih, Desa Tobai Barat,” ujarnya.

Kreativitas warga ini jadi cermin kesenjangan antara kebutuhan masyarakat dan realisasi anggaran publik.

Di satu sisi, ekonomi digital berperan sebagai penyelamat cepat.

Di sisi lain, ketergantungan pada solidaritas warganet memicu pertanyaan besar seberapa efektif perencanaan infrastruktur pemerintah daerah?. ***

Tinggalkan Balasan

>