MALANG, NEWS9 – Suara deru kendaraan dan sapaan hangat melalui Handy Talky (HT) mewarnai pagi di Dusun Jatirejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Kromengan, Minggu (19/4).
Hari itu, kediaman H. Namiadi dipenuhi oleh relawan komunikasi yang tergabung dalam Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI).
Bukan dalam rangka tugas darurat, kehadiran ratusan anggota RAPI Lokal 13, 14, dan 18 kali ini adalah untuk merajut kembali tali persaudaraan dalam gelaran Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H.
Acara yang dimulai tepat pukul 10.30 WIB ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antar-anggota, tetapi juga menjadi bukti nyata solidnya hubungan antara relawan dengan jajaran pimpinan kewilayahan (Forkopimcam).
Hadir di tengah-tengah acara, Camat Kromengan Bapak Stevanus, S.I.P., memberikan apresiasi atas peran aktif RAPI selama ini. Kehadirannya didampingi oleh Aiptu Didin yang mewakili Kapolsek Kromengan, serta Peltu Dwi C yang hadir mewakili Danramil 0818/24 Kromengan.
Dukungan dari pemerintah desa juga terlihat jelas dengan kehadiran Kepala Desa Karangrejo, Bapak Armuji, serta siraman rohani dan doa yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI, Kyai Hj. Gis Dim.
Tak ketinggalan, Ketua RAPI Wilayah Malang turut hadir memberikan arahan langsung kepada sekitar 100 anggota yang memadati lokasi.
Dalam sambutannya, perwakilan panitia menekankan bahwa kekuatan RAPI terletak pada kecepatan informasi dan solidaritas di lapangan.
Halal bihalal ini menjadi momen penting untuk mengalihkan komunikasi yang biasanya dilakukan via udara (frekuensi radio) menjadi komunikasi tatap muka yang lebih emosional.
“Selama ini kita mungkin lebih sering bertegur sapa lewat ‘udara’. Hari ini, kita duduk bersama, berjabat tangan, dan menyatukan visi. Sinergi antara relawan RAPI dengan TNI, Polri, dan Pemerintah Kecamatan adalah kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama dalam penanganan situasi darurat,” ujar perwakilan panitia di sela-sela acara.
Peltu Dwi C, mewakili Koramil 0818/24 Kromengan, menyatakan bahwa keberadaan RAPI sangat membantu tugas-tugas kewilayahan, terutama sebagai jembatan informasi dari pelosok desa yang mungkin sulit terjangkau komunikasi seluler biasa.
Ketua MUI, Kyai Hj. Gis Dim, dalam tausiyah singkatnya mengingatkan bahwa menjaga silaturahmi adalah bagian dari implementasi nilai-nilai ibadah puasa yang baru saja usai. Pesan ini selaras dengan tujuan RAPI yang mengedepankan kemanusiaan dan kerukunan warga.
Suasana hangat kian terasa saat sesi ramah tamah dimulai. Sambil menikmati hidangan khas lebaran, para anggota dari tiga lokal ini saling bertukar pengalaman lapangan, mulai dari bantuan komunikasi saat bencana hingga partisipasi dalam pengamanan hari raya.
Hingga acara berakhir pada siang hari, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.
Momentum ini diharapkan dapat menyegarkan kembali semangat para relawan RAPI untuk terus mengabdi kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kromengan dan Kabupaten Malang secara luas. ***













>