WNA Rusia Jadi Tersangka, Kasus Dugaan Penganiayaan di Banyuwangi Berlanjut

- Editorial Team

Senin, 11 Mei 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Warga Banyuwangi saat mendatangi Polresta Banyuwangi. @by_News9.id

FOTO: Warga Banyuwangi saat mendatangi Polresta Banyuwangi. @by_News9.id

BANYUWANGI, NEWS9 – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan warga Rusia berinisial AF (50) berlanjut dengan penetapannya sebagai tersangka.

Penetapan tersangka setelah melalui proses gelar tertutup dan penyelidikan yang dilakukan oleh Satresekim Polresta Banyuwangi.

Sebelumnya Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pendalaman kasus dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti termasuk CCTV dan menghadirkan ahli.

Selanjutnya, WNA yang juga menjabat sebagai direktur Banyuwangi Internasional Yacht Club (BIYC) itu ditetapkan sebagai tersangka.

“Iya, masuk ke penganiayaan ringan. Sudah tersangka,” kata Kompol Lanang, Senin (11/5/2026).

Sesuai dengan alat bukti yang telah dikumpulkan oleh satreskrim Polresta Banyuwangi, Lanang menyatakan AF terbukti melakukan penganiayaan ringan.

“Bukan tidak terbukti, terbukti penganiayaan, namun penerapan pasal yang disangkakan sesuai alat bukti, masuknya penganiayaan ringan,” tegas Lanang.

Diketahui sebelumnya, Seorang warga negara asing (WNA) asal Rusia diduga melakukan penganiayaan terhadap SHN (56), warga Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi.

Baca Juga:  RSUD Kota Madiun Buka Poli Jiwa dan Poli Konservasi Gigi

Peristiwa itu terjadi saat korban tengah mempersiapkan festival Idul Fitri bertajuk “Gebyar Lebaran” di Kelurahan Mandar.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bagian hidung serta mengeluhkan nyeri pada tulang hidung.

Baca Juga:  Dinilai Tak Prioritas, Pengadaan Kendaraan Desa Rp6,9 Miliar di Lumajang Dipertanyakan

Selain itu, pipi kanan korban juga lebam hingga membiru. Saat mencoba membela diri, korban sempat terjatuh hingga lutut kanannya terkilir dan sulit digerakkan.

Peristiwa tersebut bermula pada Minggu (29/5/2026) pagi, saat korban tengah melakukan cek sound untuk perlengkapan acara yang disewa warga Kampung Mandar.

Baca Juga:  Pembiaran di SPBU 54.694.11 Kalianget Diduga Kuat Satu Jalur dengan Pelepasan BBM Pasongsongan

Ia tidak menyangka suara sound system miliknya diduga mengganggu WNA Rusia yang merupakan pemilik restoran di kawasan Pantai Boom Banyuwangi.

Merasa kaget, korban berusaha melindungi perlengkapan sound system miliknya yang baru saja diperbaiki.

Ia mencoba menjauhkan WNA tersebut dengan cara mendorong, namun aksinya justru dibalas dengan pukulan berulang kali. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi
Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya
Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar
Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur
Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka
Sudah Jadi Tersangka, Perkara Mantan Legislator Sumenep Belum Dilimpahkan
Chat Terbongkar, Pelaku Perkosaan dan Cabul Anak Diringkus Polisi
Kasus Dugaan Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Belum Ada Kepastian Hukum
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi

Senin, 21 September 2026 - 14:28 WIB

Polres Sampang Ringkus Menantu Yang Habisi Nyawa Mertuanya

Sabtu, 19 September 2026 - 22:03 WIB

Polresta Sumenep Sita Bukti Kasus Dugaan Penebangan Liar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:55 WIB

Polisi Rekonstruksi Dugaan Pembunuhan Wanita yang Ditemukan dalam Sumur

Jumat, 18 September 2026 - 12:52 WIB

Kasus Penganiayaan Pegawai DPUTR Sumenep Tinggal Tunggu Penetapan Tersangka

Berita Terbaru

FOTO: Massa aksi dari Pemuda Peduli Desa (PPD) di depan Mapolresta Sumenep, @by_News9.id

Headline

Aksi di Mapolresta Sumenep, PPD Desak Polisi Tangkap Asmawi

Jumat, 2 Okt 2026 - 17:00 WIB

FOTO: Ahmad Juhairi, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep asal Kepulauan Masalembu, @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Tiga Hari di Masalembu, Camat Pergi, DPRD: Jangan Korbankan Rakyat

Jumat, 2 Okt 2026 - 13:57 WIB