BANYUWANGI, NEWS9 – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, SMKN Ihya’Ulumudin menghadirkan pembicara Ust. Gus Wul Wafa sebagai pengisi tausiah dengan mengangkat tema “Meneladani ahklak nabi, mewujudkan generasi beriman berkarakter dan berprestasi“, dilaksanakan di lapangan SMKN Ihya’Ulumudin, Kamis (27/8/26).
Antusiasme siswa dari kelas X hingga kelas XI terlihat begitu besar itu berlangsung dengan lancar pada pagi hingga siang hari.
Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan dari kepala sekolah Hartono, S.Pd., M.Pd.
Dalam sambutannya, beliau mengingatkan siswa agar mengikuti seluruh rangkaian tausiah dengan baik karena peringatan Maulid Nabi bukan sekadar acara tahunan, melainkan sarana untuk mengambil pelajaran dari kehidupan Rasulullah SAW.
“Salah satunya kita harus bisa bersikap jujur dan disiplin. Tugas kita sebagai pelajar karena di SMK N Ihya’Ulumudin ini, jujur dan disiplin adalah awal untuk sejarah kita semua,” ucapnya.
Menurut kepala sekolah, kita sebagai manusia harus saling peduli dan tolong-menolong. Menghormati guru dan sesama juga merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua.
Kepala sekolah juga berharap peringatan tersebut dapat menjadi sarana untuk meng-upgrade semangat, baik bagi guru sebagai pendidik maupun siswa sebagai penerima ilmu.
Ia mengajak seluruh warga sekolah untuk bersama-sama meneladani kemuliaan akhlak yang diajarkan Rasulullah SAW.
Selain memberikan motivasi, para siswa juga diajak untuk lebih mengenal sejarah kehidupan Rasulullah SAW.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mempelajari perjuangan serta meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, dalam tausiyahnya,Ust.Gus Wul Wafa mengajak generasi muda untuk lebih sering membaca sejarah Rasulullah SAW, mempelajari perjuangan beliau, serta meneladani sifat-sifatnya.
Generasi muda juga dianjurkan untuk dekat dengan guru dan ulama sebagai tempat bertanya dan belajar ilmu agama.
Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak ragu untuk bertanya ketika belum mengetahui sesuatu, terutama mengenai ilmu agama dan keteladanan Rasulullah SAW.
Hal tersebut penting agar para pelajar tidak hanya mengenal Rasulullah melalui cerita, tetapi juga mampu menerapkan akhlaknya dalam kehidupan.
“Rasa minder itu timbul dari tidak percaya diri karena merasa pesimis. Sebaiknya generasi muda itu dikuatkan akidahnya. Yakin bahwa kita sebagai orang muslim, sebagai orang beriman, adalah orang-orang yang dimuliakan oleh Allah,” tutur Ust. Gus Wul Wafa.
Di akhir tausiahnya, Ust. Gus Wul Wafa menyampaikan terima kasih kepada panitia, bapak dan ibu guru, serta para siswa yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
Para siswa diharapkan tidak hanya menjadikan Rasulullah sebagai sosok yang dikagumi, tetapi juga sebagai teladan dalam membangun karakter.
Dengan semangat Generasi Z Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berakhlak, percaya diri, jujur, peduli, disiplin, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas. ***
Penulis : Har
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









