SAMPANG, NEWS9 – Ancaman narkoba dan pergaulan bebas di kalangan pelajar mendorong LSM Sahabat Imipas berkolaborasi dengan Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang bertindak preventif.
Sosialisasi digelar di SMA Negeri 4 Sampang dan SMKN 1 Omben, menyasar ratusan pelajar yang rentan terpapar pengaruh negatif lingkungan, Senin (31/8).
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menekankan pentingnya menyelamatkan generasi muda dari jeratan narkoba dan perilaku menyimpang.
“Generasi muda Indonesia harus diselamatkan dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas,” tegas Agus Andrianto seperti dikutib.
Mantan Kapolri itu mengingatkan agar anak muda tidak mengisi lembaga pemasyarakatan akibat salah pergaulan dan penyalahgunaan narkoba.
“Kita tidak ingin anak-anak muda Indonesia memenuhi penjara karena narkoba dan pergaulan bebas,” ujar Agus Andrianto.
Ketua LSM Sahabat Imipas Aksa Halatu menyebut sosialisasi di sekolah sebagai langkah strategis pencegahan dini yang harus digencarkan.
“Narkoba menghancurkan kesehatan, pendidikan, keluarga, dan masa depan. Anak muda harus berani menolaknya,” kata Aksa Halatu kepada para pelajar.
Aksa mengajak generasi muda memilih lingkungan pertemanan positif dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba dalam pergaulan sehari-hari.
Dewan Pendidikan Sampang Hasan Rohmad mengapresiasi kolaborasi ini dan mendorong pendidikan karakter sebagai benteng utama pelajar menghadapi pengaruh buruk.
“Kita jangan menunggu anak-anak menjadi korban baru kemudian bergerak. Pencegahan harus dimulai sekarang,” ujar Hasan Rohmad.
Kepala SMKN 1 Omben, Imamah J menyambut baik kegiatan yang memberikan pemahaman benar tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas di kalangan siswa.
“Anak-anak perlu mampu memilih pergaulan sehat, menjaga diri, dan fokus meraih prestasi,” ungkap Imamah J.
Kolaborasi ini diharapkan berlanjut ke berbagai sekolah di Sampang, menjadi gerakan edukasi berkelanjutan menyelamatkan masa depan generasi bangsa. ***
Penulis : Sup
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









