MADIUN, NEWS9 – Pemerintah Desa Kranggan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga yang dinilai membutuhkan dukungan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga.
Program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Kranggan, Puguh Subiono, saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (07/10/2026), menyampaikan bahwa penyaluran BLT-DD merupakan bagian dari upaya pemerintah desa dalam memastikan program Dana Desa dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara bijak oleh para penerima manfaat, terutama untuk memenuhi kebutuhan prioritas keluarga.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima dan dipergunakan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Puguh.
Ia menegaskan bahwa pemerintah desa berupaya menjalankan program bantuan masyarakat secara tertib serta mengedepankan ketepatan sasaran dan kepentingan warga.
Sementara itu, Winarti, salah satu penerima manfaat dari RT 06, mengaku merasa senang setelah menerima bantuan tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kranggan yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat.
“Saya merasa senang dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kranggan. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan akan saya manfaatkan untuk kebutuhan keluarga,” ungkap Winarti.
Penyaluran BLT-DD tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa keberadaan Dana Desa tidak semata-mata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memiliki dimensi sosial melalui penguatan perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan penyaluran yang tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan, BLT-DD diharapkan mampu menjadi instrumen pemberdayaan sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat.
Bagi 15 keluarga penerima manfaat, bantuan tersebut bukan sekadar angka dalam program anggaran, melainkan bentuk perhatian pemerintah yang diharapkan mampu memberikan ruang bernapas di tengah kebutuhan ekonomi keluarga yang terus berjalan. ***
Penulis : GN
Editor : Seno CS
Sumber Berita: https://News9.id









