BeritaPemerintahan

Konservasi Lingkungan, Babinsa dan Warga Tanam Pohon di Sumber Mata Air Sedaeng

477
×

Konservasi Lingkungan, Babinsa dan Warga Tanam Pohon di Sumber Mata Air Sedaeng

Sebarkan artikel ini
Foto: Serka Sugiyanto, bersama Pemerintah Desa Wonokerto dan warga, melaksanakan penanaman pohon, @by_News9.id
Foto: Serka Sugiyanto, bersama Pemerintah Desa Wonokerto dan warga, melaksanakan penanaman pohon, @by_News9.id

LUMAJANG, News9 – Dalam upaya melestarikan sumber daya air dan menjaga kualitas lingkungan hidup, Babinsa Wonokerto Koramil 0821-04/Gucialit, Serka Sugiyanto, bersama Pemerintah Desa Wonokerto dan warga, melaksanakan penanaman pohon di kawasan Sumber Mata Air Sedaeng, Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit, Lumajang, pada Minggu (29/12/2024).

Serka Sugiyanto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Dinas Lingkungan Hidup yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Wonokerto untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan melindungi ekosistem lokal.

“Menanam pohon adalah langkah kecil dengan dampak besar. Ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, tetapi juga sebagai perlindungan jangka panjang terhadap perubahan iklim,” ungkap Serka Sugiyanto.

Jenis pohon yang ditanam meliputi bambu, mahoni, sukun, dan waru. Keanekaragaman ini diharapkan menciptakan ekosistem yang lebih stabil, menjaga ketersediaan air tanah, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Kepala Desa Wonokerto, H. Tupin, S.H., menyatakan apresiasinya atas sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya solusi bagi permasalahan lingkungan saat ini tetapi juga investasi untuk generasi mendatang.

“Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin, karena manfaatnya sangat besar bagi lingkungan dan masyarakat,” katanya.

Kasi Pemberdayaan Kecamatan Gucialit, Suyanto, menambahkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam kegiatan konservasi lingkungan.

Kolaborasi antara berbagai pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan menjaga kelestarian lingkungan.

“Kolaborasi adalah kunci keberhasilan dalam melestarikan lingkungan dan memastikan ketersediaan sumber air bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan penanaman pohon di Sumber Mata Air Sedaeng ini menjadi simbol komitmen semua pihak dalam melestarikan alam sebagai warisan berharga untuk masa depan.

Upaya seperti ini diharapkan terus berlanjut guna menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi berikutnya. ***

Tinggalkan Balasan

>