GAWAT Ingatkan Desa di Tambelangan Sampang, Soal Dana Desa: Jangan Main Main

- Editorial Team

Senin, 28 Juli 2025 - 17:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Gabungan Wartawan dan Aktivis Tambelangan (GAWAT) Tambelangan. @by_News9.id

FOTO: Gabungan Wartawan dan Aktivis Tambelangan (GAWAT) Tambelangan. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Gabungan Wartawan dan Aktivis Tambelangan (GAWAT) mengingatkan seluruh pemerintah desa di Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, agar serius dan transparan dalam mengelola Dana Desa.

Peringatan ini disampaikan langsung oleh Ketua GAWAT, Moh. Rifadi, dalam rapat kerja internal di sebuah kafe di wilayah Kecamatan Tambelangan, Sampang Minggu, (27/7).

“Pengawasan terhadap Dana Desa bukan hanya tugas inspektorat, tapi juga menjadi hak masyarakat. Kami di GAWAT akan mengawalnya secara aktif,” ujar Rifadi saat rapat berlangsung.

Rifadi menilai, penggunaan Dana Desa sejauh ini masih menyisakan banyak persoalan, terutama soal efektivitas dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

Baca Juga:  Diduga Cacat Prosedural, Aliansi Ormawa Desak Sidang Ulang Pemilihan DPM

Melalui rapat tersebut, GAWAT menyepakati langkah-langkah konkret untuk memperkuat kontrol sosial dan mendorong partisipasi publik dalam pengawasan dana publik itu.

Menurut Rifadi, kontrol sosial menjadi instrumen penting untuk memastikan bahwa anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat itu benar-benar digunakan sesuai peruntukannya dan menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan pengawasan yang ketat, kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah Dana Desa dapat dipertanggungjawabkan dan tidak jatuh ke tangan yang salah,” tegasnya.

Rencana kerja GAWAT akan mencakup pengumpulan data lapangan, wawancara dengan pihak terkait, hingga evaluasi langsung terhadap program-program Dana Desa yang berjalan di setiap desa di Tambelangan.

“Semua informasi akan kami gali dari sumber resmi dan dari warga sendiri, sehingga kami mendapatkan gambaran nyata bagaimana dana itu dikelola,” kata Rifadi, yang juga dikenal sebagai Kepala Biro media Beritalima Sampang.

Selain itu, GAWAT juga akan melakukan advokasi kepada masyarakat desa agar lebih terlibat dalam pengawasan pemerintahan desa.

Baca Juga:  Penyaluran Bantuan Pangan Bulog di Desa Lebak Ayu, 278 KPM Terima Beras dan Minyak Goreng

Kesadaran publik, kata dia, adalah benteng utama untuk mencegah penyalahgunaan anggaran negara.

“Indikator keberhasilannya sederhana: meningkatnya transparansi, meningkatnya partisipasi warga, dan berkurangnya penyimpangan,” ucapnya.

Yang menarik, seluruh kegiatan pengawasan ini akan dibiayai secara swadaya oleh internal GAWAT, tanpa melibatkan anggaran dari pemerintah desa maupun instansi terkait lainnya.

“Kami tegaskan, ini bukan proyek dan tidak ada kepentingan politis. Ini murni bentuk komitmen kami untuk ikut menjaga integritas pemerintahan di tingkat desa,” pungkas Rifadi.

GAWAT berharap langkah ini menjadi model kontrol sosial dari bawah yang dapat diadopsi di wilayah lain.

Baca Juga:  Tarian dan Saweran untuk Perbaiki Jalan, Potret Ketiadaan Negara di Sampang

Sebab, menurut Rifadi, jika Dana Desa dibiarkan tanpa pengawasan, yang rugi bukan hanya negara, tapi warga desa itu sendiri. ***

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel news9.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026
IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB
Rakornas V Forum Dewan Pendidikan di Garut, Hasan Rohmad Dorong Reformasi Pendidikan yang Berpihak pada Realitas Daerah
Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi
IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji
Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan
Trotoar dan Bahu Jalan Jadi Lapak PKL, Tata Kota Sumenep yang Gagal Menata
BLT-DD Desa Kranggan Disalurkan kepada 15 Keluarga Penerima Manfaat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati dan Wakil Bupati Madiun Turun Langsung Bersihkan Sampah, Program SELAMAT ASRI Diperkuat Menuju Adipura 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:45 WIB

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Dukung Produktivitas Petani, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Madiun Salurkan Bantuan Alsintan, Bibit Alpukat dan Benih Padi

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33 WIB

IWB Tagih Ketegasan DPP Gerindra: Sumpah Jabatan Jangan Hanya Sakral Saat Pelantikan, Lalu Dilupakan Saat Kekuasaan Diuji

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Warga Langsar Laok Mulai Krisis Air Bersih, Bupati Fauzi Turun Tangan

Berita Terbaru

FOTO: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, S.Si., M.IP., (tengah) saat menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). @by_News9.id

PEMERINTAHAN

Perisai Anak Jadi Andalan Diskominfo Jatim

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:07 WIB

FOTO: IMI dalam Aksi Demonstrasi di Universitas PGRI Sumenep. @by_News9.id

DAERAH

IMI Desak Evaluasi Satgas dan Transparansi PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026 - 07:45 WIB