LUMAJANG, NEWS9 – Panen padi sudah berlangsung di beberapa wilayah di kabupaten Lumajang saat ini.
Tentunya secara otomatis petani akan kembali mengolah tanah dan menanam padi kembali. Perkumpulan Petani Pangan Nasional (P3NA) mengimbau petani padi untuk menunda penanaman padi pada musim penghujan.
Hal ini dikarenakan umur tanaman padi di musim penghujan cenderung lebih lama dibandingkan musim kemarau, disebabkan oleh berkurangnya intensitas sinar matahari yang diperlukan tanaman padi untuk tumbuh optimal.
Penundaan tanam ini bertujuan agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi tidak terganggu, mengingat pada musim penghujan daya sinar matahari berkurang sehingga proses fotosintesis menjadi kurang maksimal.
Ketua P3NA provinsi Jawa Timur, Iskhak Subagio SE menanggapi hal tersebut, dirinya menghimbau agar petani mempercepat tanam atau menunda tanam.
Mengingat ada libur panjang dan cuti bersama, hari raya Nyepi dan hari raya Idul Fitri yang jatuh di pertengahan bulan Maret 2026.
“Kondisi ini menyebabkan umur tanaman menjadi lebih panjang dibandingkan tanaman yang tumbuh pada musim kemarau dengan intensitas sinar matahari lebih tinggi. Selain itu, kami juga mengingatkan bahwa penundaan ini dapat membantu mengantisipasi kondisi kurang optimal tersebut sehingga hasil panen menjadi lebih baik dan mengurangi risiko kerugian akibat pertumbuhan tanaman yang terhambat. Hal ini harus dilakukan petani padi agar gabahnya saat panen dapat dijual dengan baik dan harga sesuai dengan harapan”, ujar Iskhak, Sabtu (29/11/2025).
Para petani dihimbau memperhatikan kondisi cuaca dan informasi dari ahli pertanian agar penanaman padi dilakukan pada waktu yang tepat sesuai kondisi alam dan kebutuhan tanaman.
“Jika memungkinkan mempercepat tanam, petani harus berupaya membeli benih yang siap tanam tanpa melalui proses semai dulu. Jika hal ini tidak dilakukan mending tanamnya di akhir bulan Desember, dengan menunda tanam keuntungan yang didapat adalah mengistirahatkan tanah sebagai media tanam dan di sisi lain pasarnya juga terjamin”, ungkap Iskhak.
“Untuk itu, kami mohon dengan sangat para petugas penyuluh di lapangan dan para kelompok tani ikut mensosialisasikan hal ini kepada petani. Imbauan ini sejalan dengan kondisi umum yang disampaikan berbagai pihak, bahwa intensitas sinar matahari mempengaruhi pertumbuhan padi dan pada musim penghujan tanaman padi perlu waktu lebih lama untuk mencapai masa panen optimal”, pungkas Iskhak. ***













>