BeritaPeristiwa

Diduga Ngantuk, Sopir Innova Picu Tabrakan Beruntun di Sampang

321
×

Diduga Ngantuk, Sopir Innova Picu Tabrakan Beruntun di Sampang

Sebarkan artikel ini
Diduga Ngantuk, Sopir Innova Picu Tabrakan Beruntun di Sampang
FOTO: Kondisi mobil Innova usai kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan. @by_News9.id

SAMPANG, NEWS9 – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Bangcelok, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Rabu (3/12) pagi.

Lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan di Puskesmas Jrengik serta RSUD Sampang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.15 WIB itu bermula ketika sebuah Toyota Innova warna putih bernomor polisi L 1261 ABK, yang dikemudikan seorang pria belum teridentifikasi, melaju dari arah barat ke timur.

Berdasarkan laporan Unit Gakkum Laka Satlantas Polres Sampang, kendaraan tersebut diduga dikemudikan dalam kondisi mengantuk.

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, menjelaskan bahwa Innova itu tiba-tiba bergerak terlalu ke kanan, hingga melewati marka jalan.

Kondisi itu membuat mobil tersebut menyerempet truk boks AB 8768 EI yang datang dari arah berlawanan, dikemudikan Dimas Mayoni (23), warga Sidoarjo.

“Benturan pertama membuat Innova hilang kendali, kemudian menabrak Suzuki Carry M 1586 HE yang berada di depannya,” ujar Sigit.

Carry yang dikemudikan Abd. Rohman (40), warga Desa Madulang, Kecamatan Omben, tidak memiliki ruang untuk menghindar karena jarak kedua kendaraan sangat dekat.

Benturan keras menyebabkan lima orang dari ketiga kendaraan tersebut mengalami luka-luka.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 20 juta.

Sigit menambahkan, pihaknya terus meningkatkan langkah pencegahan kecelakaan melalui edukasi keselamatan berkendara, patroli di titik rawan, hingga patroli Blue Light pada malam hari.

Ia mengimbau para pengendara untuk tidak memaksakan diri ketika lelah atau mengantuk.

“Beristirahatlah di tempat aman jika merasa tidak fit. Stop pelanggaran, stop kecelakaan. Keselamatan untuk kemanusiaan,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

>